Selasa, 19 Mei 2026

Peringati HPN, PWI Gresik Hijaukan Lahan Kritis Desa Jono dengan 400 Pohon

PWI Gresik tanam 400 pohon di Desa Jono, Cerme, Jatim untuk peringati HPN dan cegah banjir di sekitar aliran Kali Lamong.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Willy Abraham
TANAM POHON - Sekda Gresik, Achmad Washil menanam pohon di Desa Jono, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini merupakan langkah konkret PWI Gresik bersama Pemkab Gresik dalam menjaga ekosistem. 

Ringkasan Berita:
  • PWI Gresik bersama Pemerintah Kabupaten Gresik JAtim menanam 400 bibit pohon di Desa Jono untuk memperingati Hari Pers Nasional.
  • Lokasi penanaman difokuskan pada area tanggul Kali Lamong dan lahan kritis guna meminimalisir risiko banjir yang sering melanda desa.
  • Jenis pohon yang ditanam meliputi bibit nangka hingga jambu sebagai bentuk dukungan terhadap ruang terbuka hijau di tengah kota industri.

 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Provinsi Jawa Timur (Jatim) terus dimeriahkan dengan berbagai aksi sosial dan lingkungan. Pantauan SURYA.co.id di lokasi, ratusan pohon mulai ditanam di Desa Jono, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, sebagai bentuk kepedulian insan pers terhadap kelestarian alam.

Berdasarkan data yang dihimpun SURYA.co.id, penanaman pohon ini dilakukan secara kolaboratif bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik, Achmad Washil, serta perwakilan sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Gresik. Aksi ini menyasar lahan-lahan yang dianggap kritis dan membutuhkan penghijauan segera.

Terlihat di lokasi, ratusan pohon yang ditanam terdiri dari berbagai jenis tanaman produktif, seperti pohon nangka, jambu dan beberapa jenis pohon lainnya.

Selain berfungsi sebagai paru-paru desa, pemilihan lokasi di pinggir jalan desa dan dekat tanggul Desa Jono bertujuan untuk memperkuat struktur tanah guna mencegah banjir.

Upaya Mitigasi Banjir Kali Lamong

Total ada 400 pohon yang ditanam pada Senin (2/2/2026) pagi ini. Secara simbolis, satu per satu bibit pohon ditanam di area pintu masuk desa. Sisanya, bibit-bibit tersebut disebar untuk ditanam di lahan kritis desa, yang letaknya berdekatan langsung dengan aliran Kali Lamong yang selama ini dikenal rawan meluap.

Kepada SURYA.co.id, Ketua PWI Gresik, Deni Ali Setiono, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret wartawan dalam menjaga ekosistem.

"PWI Gresik turut hadir menghijaukan lingkungan, mulai langkah kecil melestarikan lingkungan," ujar Deni Ali Setiono di sela-sela kegiatan.

Penanaman pohon ini bukanlah agenda perdana bagi organisasi profesi wartawan di Gresik tersebut. Pada gelaran serupa tahun lalu, SURYA.co.id mencatat wilayah lahan kritis di Ngargosari, Kecamatan Kebomas, juga menjadi sasaran penghijauan untuk menjaga keseimbangan alam di area perkotaan.

Harapan Warga Desa Jono

Kepala Desa Jono, Asrun, menyambut baik inisiatif ini, karena penanaman pohon di desanya dinilai sangat krusial.

Menurutnya, saat musim penghujan tiba dan banjir melanda, keberadaan vegetasi sangat dibutuhkan untuk melindungi tanggul yang rawan jebol, meskipun saat ini sudah tersedia tanggul parapet.

Asrun menceritakan pengalaman pahit warga saat desanya terendam banjir cukup lama, akibat infrastruktur penahan air yang tidak kuat.

"Pernah jebol sampai 2 minggu (banjir). Kami pernah ajukan perusahaan belum terealisasi, Alhamdulilah PWI bisa terlaksana tanam pohon di desa Jono," kata Asrun dengan nada syukur.

Sekda Gresik, Achmad Washil, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi PWI Gresik yang rutin melaksanakan aksi tanam pohon setiap tahun di wilayah Kabupaten Gresik.

Meski Gresik dikenal luas sebagai kota industri, namun kesadaran kolektif terhadap lingkungan tetap menjadi prioritas.

Dukungan Oksigen untuk Kota Industri

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved