Menteri Zulhas Panen Bandeng di Pangkahwetan Gresik, Dorong Penguatan Budidaya Perikanan
Menko Bidang Pangan turut menangkap ikan bandeng hasil budidaya masyarakat setempat.
Penulis: Sugiyono | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) panen ikan bandeng bersama petambak di Kampung Bandeng Desa Nelayan Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Selasa (27/1/2026)
- Desa Pangkahwetan ditetapkan sebagai Kampung Bandeng oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan jumlah pembudidaya 613 orang dan tenaga lepas harian 2.456 orang
- Zulhas sebut sektor perikanan menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
SURYA.CO.ID, GRESIK - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengunjungi Kampung Bandeng di Desa Nelayan Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Selasa (27/1/2026).
Kunjungan ini sebagai bagian dari upaya penguatan sektor budidaya perikanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.
Baca juga: Ribuan Warga Berebut Berkah Kirab Gunungan Sedekah Bumi Bandeng 2025 Desa Tambak Beras Gresik
Dalam kunjungan tersebut, Menko Bidang Pangan melakukan panen ikan bandeng bersama para petambak serta berdialog dengan sekitar 200 pembudidaya yang hadir di lokasi.
Tangkap Ikan Bandeng Hasil Budidaya Warga
Selain itu, Menko Bidang Pangan juga meninjau bazar UMKM yang menampilkan beragam produk olahan hasil perikanan dan usaha rumahan warga, di antaranya bandeng beku dan berbagai olahan ikan bandeng lainnya.
Pada kesempatan yang sama, Menko Bidang Pangan turut menangkap ikan bandeng hasil budidaya masyarakat setempat.
Sentra Utama Produksi Ikan Bandeng Nasional
Kabupaten Gresik merupakan salah satu sentra utama produksi ikan bandeng nasional.
Pada tahun 2024, volume produksi bandeng di Gresik tercatat mencapai 90.416 ton, setara 55 persen dari total produksi Jawa Timur dan sekitar 11 persen dari produksi nasional.
Diketahui, Desa Pangkahwetan telah ditetapkan sebagai Kampung Bandeng oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Peraturan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Nomor 27 Tahun 2022.
Desa ini memiliki luas tambak sekitar 378 hektare dengan jumlah pembudidaya sebanyak 613 orang serta melibatkan tenaga lepas harian mencapai 2.456 orang.
Budidaya Perikanan Dilakukan Secara Tradisional
Sebagian besar usaha budidaya perikanan di wilayah ini masih dilakukan secara tradisional dan bersifat polikultur, dengan komoditas utama meliputi bandeng, udang vaname, udang windu, ikan nila, dan ikan tawes.
Ikan bandeng telah menjadi bagian dari identitas Kabupaten Gresik dan dibudidayakan secara turun-temurun selama ratusan tahun.
Diharapkan sektor budidaya perikanan bisa semakin berkembang tiap tahunnya serta berdaya saing, dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Gresik.
Pilar Penting Jaga Ketahanan Pangan Nasional
Zulhas mengapresiasi Kampung Bandeng dengan luas potensi budidaya 3.840 hektar tersebut.
Sekaligus momentum penting sinkronisasi kebijakan pusat dengan potensi lokal di wilayah yang dikenal sebagai sentra bandeng.
| Lamongan Siaga Kekeringan 2026, Siapkan Strategi Hadapi El Nino |
|
|---|
| KRONOLOGI Gudang Plastik di Kedamean Gresik Ludes Terbakar |
|
|---|
| Reaksi Ade Armando dan Abu Janda Usai Dilaporkan Mengedit Video Ceramah Jusuf Kalla di UGM: Siap Lah |
|
|---|
| Imbas Trump Umumkan Perpanjangan Gencatan Senjata Tapi Blokir Berlanjut, Militer Iran Siaga Penuh |
|
|---|
| Sosok Jahmada Girsang, Pengacara Rismon Sianipar yang Debat Panas dengan Refly Harun di TV |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berdialog-dengan-sekitar-200-pembudidaya-yang-hadir-di-lokasi.jpg)