Gus Yani Lantik 76 Pejabat Gresik: Jaga Integritas, Pungli Langsung Eksekusi
Bupati Gresik Gus Yani lantik 76 pejabat & kepsek awal tahun 2026. Ancam "eksekusi" jabatan jika ada pungli. Cek detail pelantikannya!
Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- Bupati Gresik di Jatim melantik 76 pejabat (55 kepsek & 21 fungsional) berdasarkan manajemen talenta dan Permendikdasmen No. 7/2025 pada Senin (5/1/2026).
- Gus Yani mengancam akan mencopot langsung pejabat yang terbukti melakukan pungli atau melanggar integritas di lingkungan sekolah.
- BKPSDM Gresik mencatat masih ada 16 posisi kepala sekolah yang kosong karena minimnya pendaftar meskipun seleksi talenta telah dilakukan.
SURYA.CO.ID, GRESIK – Jangan coba-coba bermain api dengan jabatan atau siap-siap menerima sanksi pencopotan seketika. Pesan menohok itu dilontarkan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani, saat mengawali tahun 2026 dengan melakukan perombakan besar-besaran di lini pendidikan dan fungsional Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Jawa Timur (Jatim).
Di hadapan puluhan pejabat yang baru disumpah, Bupati Gus Yani menegaskan, bahwa integritas adalah harga mati, terutama bagi para nakhoda baru di lingkungan sekolah.
Pelantikan Berbasis Manajemen Talenta
Bertempat di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Senin (5/1/2026), Gus Yani melantik total 76 pejabat.
Rinciannya meliputi 53 Kepala Sekolah SD, 2 Kepala Sekolah SMP, serta 21 pejabat fungsional di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Gus Yani menekankan, bahwa penunjukan ini bukanlah formalitas semata, melainkan hasil dari pemetaan kualitas yang ketat.
"Gresik hari ini sudah melaksanakan pelantikan kepala sekolah SD dan SMP. Ada alasan kuat kenapa mereka diangkat, salah satunya adalah manajemen talenta. Jadi, ini bukan penunjukan sembarangan," tegas Gus Yani.
Peringatan Keras: Tak Ada Ampun untuk Pungli
Pelantikan ini, sekaligus menjadi implementasi Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah.
Mengingat peran strategis sekolah dalam mencetak generasi masa depan, Gus Yani memberikan peringatan keras terkait praktik pungutan liar (pungli).
"Jangan ada yang main-main. Kalau ada yang berani (melanggar), saya eksekusi langsung (copot jabatan). Tolong jaga integritas, saling berkontribusi, dan berbagi inovasi demi peningkatan mutu pendidikan di Gresik," tambah Gus Yani.
Tantangan 16 Kursi yang Masih Lowong
Meski puluhan kursi telah terisi, persoalan kekosongan kepemimpinan di sekolah belum sepenuhnya tuntas.
Kepala BKPSDM Kabupaten Gresik, Agung Endro Utomo, membeberkan fakta bahwa saat ini masih terdapat 16 posisi kepala sekolah yang belum terisi.
"Memang kemarin ada yang sudah mengikuti manajemen talenta, tapi saat proses pendaftaran menjadi kepala sekolah, peminatnya tidak ada. Ini menjadi evaluasi kami ke depan," ungkap Agung.
Acara ini turut disaksikan oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Syahrul Munir, serta jajaran Sekretaris Daerah, yang menandakan komitmen kolektif legislatif dan eksekutif dalam mengawal kualitas layanan publik di Gresik pada tahun yang baru.
Gus Yani
Fandi Akhmad Yani
pelantikan pejabat Gresik
kepala sekolah Gresik
berita gresik hari ini
Gresik
Meaningful
Multiangle
| Titipan PSI ke Jokowi yang Mau Keliling Indonesia Juni 2026: Sudah ke PSI, Bukan PDIP Lagi |
|
|---|
| Berita Persebaya Hari Ini, Tavares Soroti Jadwal Piala Presiden, Tetap Rendah Hati Lawan Persik |
|
|---|
| Remaja Diduga Pembuang Bayi Perempuan di Jogoroto Jombang Diamankan Polisi |
|
|---|
| Pengakuan Santri Laki-laki Usai Dicabuli Pengasuh Ponpes di Ponorogo, Minta Pindah, 10 Teman Senasib |
|
|---|
| KSO SCISI Buka Kantor Representasi di Surabaya, Dongkrak Daya Saing Industri Jatim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Gus-Yani-melantik-puluhan-pejabat-fungsional-dan-kepala-sekolah.jpg)