Ada 2 Skema Penyaluran, Program Makan Bergizi Gratis di Surabaya Tetap Berjalan selama Libur Sekolah
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya dipastikan tetap berlanjut meski memasuki masa libur sekolah.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: irwan sy
Ringkasan Berita:
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya tetap berjalan selama libur sekolah.
- Penyaluran dilakukan melalui dua skema, yakni ke siswa sekolah tertentu dan dialihkan ke posyandu sasaran 3B.
- MBG untuk ibu hamil, balita, dan ibu menyusui tetap berjalan tanpa kendala di wilayah Wonocolo.
- Program ini merupakan instruksi pemerintah pusat dan dinilai membantu pemenuhan gizi masyarakat saat libur Nataru.
SURYA.co.id | SURABAYA — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya dipastikan tetap berlanjut meski memasuki masa libur sekolah.
Pelaksanaan MBG selama periode libur diterapkan melalui dua skema penyaluran, yakni pembagian kepada siswa sekolah dengan mekanisme tertentu serta dialihkan ke posyandu dengan sasaran kelompok 3B, yakni ibu hamil, balita, dan ibu menyusui.
Baca juga: Survei Sekolah di Surabaya : Siswa Puas dengan Program Makan Bergizi Gratis
Pengelola SPPG Kecamatan Wonocolo, Indra Sukmanadi, menegaskan bahwa program MBG tetap berjalan meskipun aktivitas belajar mengajar di sekolah sedang libur.
Penyaluran dilakukan secara fleksibel dengan menyesuaikan kondisi di lapangan agar manfaat program tetap dirasakan masyarakat.
“Kita kalau hari libur masih memberikan kepada penerima manfaat. Di antaranya kepada posyandu, ibu hamil, anak balita, dan ibu menyusui, dan sebagainya. Selain itu, ada beberapa sekolah juga masih menerima untuk dibagikan ke siswanya. Meskipun libur siswa tetap mendapatkan manfaat,” ujar Indra ketika ditemui, Rabu (24/12/2025).
Ia menjelaskan, selama masa libur, sebagian MBG tetap disalurkan ke sekolah-sekolah yang memungkinkan siswanya hadir untuk menerima makanan.
Penyaluran MBG Dialihkan
Sementara sekolah yang tidak dapat menyalurkan karena siswanya libur sepenuhnya, dialihkan ke sasaran 3B melalui posyandu.
“Jadi dialihkan itu dengan jumlah yang sama seperti biasanya, kurang-lebih begitu. Tapi kalau totalnya mungkin agak berkurang. Mungkin nggak sampai 3.000 penerima. Karena ada beberapa sekolah yang memang tidak bisa menyalurkan kepada siswa yang libur,” katanya.
Camat Wonocolo Muslich Hariadi menjelaskan bahwa pihak kecamatan berperan aktif melakukan koordinasi dengan sekolah-sekolah selama masa libur sekolah.
Namun, ia mengakui adanya kendala karena siswa sudah memasuki masa liburan dan berada di luar rumah.
“Kemarin sebenarnya sekolah bisa menerima. Tapi masalahnya anak-anaknya kan sudah libur. Ada yang keluar kota, ada yang ke rumah neneknya. Jadi tidak bisa kita mewajibkan anak suruh masuk karena libur,” ungkap Muslich ditemui di tempat yang sama.
Ia menambahkan pada hari pertama pelaksanaan, hanya sebagian kecil siswa yang datang ke sekolah meskipun sudah diminta hadir.
Oleh karena itu, kecamatan kembali berkomunikasi dengan pihak sekolah untuk menentukan skema penyaluran yang paling memungkinkan.
Meski demikian, Muslich memastikan bahwa penyaluran MBG untuk sasaran 3B tetap berjalan tanpa hambatan.
| Cuaca Surabaya Hari Ini Senin 4 Mei 2026: Berawan Seharian, Suhu Capai 32 Derajat Celsius |
|
|---|
| Festival Panganan Giri Biyen Dukung Pelestarian Budaya dan Penguatan UMKM Gresik |
|
|---|
| Bacaan Doa Bangun Tidur Lengkap: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya |
|
|---|
| Bahayanya Bocah Bermain Korek Api Sebabkan Kebakaran Kandang Ternak di Mojokerto |
|
|---|
| Lazisnu PCNU Gresik Serahkan Perahu Karet dan Tenda Bencana Alam ke LPBI SER NU |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/KUNJUNGI-DAPUR-MBG-Anggota-DPR-RI-Bambang-Haryo-Soekartono-mengun.jpg)