Rabu, 22 April 2026

Bantaran Sungai di Prambon Sidoarjo Longsor Tergerus Air

Bantaran sungai di Desa Temu, Kecamatan Prambon, Sidoarjo longsor karena tergerus air., pasca hujan deras

Penulis: M Taufik | Editor: Titis Jati Permata
Surya.co.id/M Taufik
LONGSOR – Bupati Sidoarjo Subandi dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo saat melihat kondisi bantaran sungai yang ambrol di Desa Temu, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, Rabu (24/12/2025). Selain memastikan perbaikan, Bupati Sidoarjo Subandi juga memberikan program bedah rumah dan bantuan kursi roda dalam kunjungannya kali ini. 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Sidoarjo Subandi mendatangi bantaran sungai di Desa Temu, Kecamatan Prambon, Sidoarjo yang longsor karena tergerus air, Rabu (24/12/2025).
  • Subandi memerintahkan Kepala Dinas PUBMSDA untuk segera melakukan normalisasi sungai di sana.
  • Selain mendatangi lokasi longsor, Subandi juga melihat kondisi rumah warga yang akan diberi bantuan bedash rumah
  • Subandi juga menyerahkan bantuan kursi roda untuk anak ABK di Desa Watutulis, Kecamatan Prambon, Sidoarjo

 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Bantaran sungai di Desa Temu, Kecamatan Prambon, Sidoarjo longsor karena tergerus air. Peristiwa itu terjadi setelah hujan deras mengguyur, Selasa (23/12/2025) sore kemarin.

Lokasinya berada di perkampungan warga. Bahkan, area yang amblas tersapu air sungai itu berada persis di depan rumah warga. Hanya terpisah jalan paving berukuran sekira tiga meter.

“Pas hujan deras, tiba-tiba tanahnya amblas tergerus air sungai. Kebetulan kemarin sore itu hujannya lebat sekali,” kata Arif Kholiq, warga yang rumahnya persis di depan bantaran sungai yang longsor tersebut, Rabu (24/12/2025) siang.

Baca juga: Polisi Lakukan Patroli di Pusat Keramaian Kabupaten Sidoarjo Jelang Nataru

Warga kemudian memasang garis pengaman di pinggir jalan. Supaya pengguna jalan tidak terjebur saat melintas di jalan paving yang tanah pinggirnya sudah amblas tersebut.

Sementara di bagian dalam atau sisi sungai, dipasangi gedek oleh warga, supaya tidak semakin lebar longsornya. Bagian tengahnya ditancapi beberapa bambu agar kuat menyangga.

Bupati Sidoarjo Turun Langsung ke Lokasi

Peristiwa ini telah dilaporkan oleh perangkat desa setempat ke Pemkab Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo Subandi pun turun ke lokasi untuk melihat langsung kondisi bantaran sungai yang ambrol tersebut.

Bersama sejumlah pejabatnya, Bupati Subandi kemudian menyiapkan langkah penanganan. Untuk sementara, lahan yang longsor itu akan diuruk, dan bagian dalamnya dikasih pengaman.

Baca juga: Mobilitas Nataru 2025/2026 Naik, Bupati Sidoarjo Siagakan Operasi Lilin Hadapi Cuaca Ekstrem

“Sementara pengamannya dari bambu atau kayu, yang penting kuat terlebih dulu. Kemudian yang longsor ini diuruk,” ujar Bupati Subandi di lokasi.

Saat berbincang dengan warga di sana, bupati juga dikeluhi bahwa kawasan itu kerap kebanjiran. Sungai di sana meluap, kemudian merendam kampung dan rumah-rumah warga.

“Desember tahun 2024 lalu sampai sekira satu meter banjirnya. Lalu beberapa waktu lalu juga banjir lagi, tapi tidak setinggi pas desember kemarin,” ujar Arif saat berbincang dengan bupati.

Subandi pun langsung memerintahkan Kepala Dinas PUBMSDA untuk segera melakukan normalisasi sungai di sana. Jika perlu, alat berat segera dikerahkan untuk mengeruk sungai yang melintas di sekitar perkampungan tersebut.

Kepala Dinas PUBMSDA Dwi Eko Saptono menyebut, normalisasi sungai di kawasan itu sebenarnya sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Tapi kurang optimal karena ada bangunan di kanan-kiri sungai.

Program Bedah Rumah

Di sela melihat bantaran sungai yang longsor itu, Bupati Subandi mampir ke kediaman Arif Kholq yang berada persis di sebelahnya. 

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved