Kamis, 23 April 2026

Khofifah Komitmen Jatim Zero ODOL Tahun 2027, Gulirkan Bantuan Ini

Pengendalian ODOL menurutnya penting dalam upaya menjaga keselamatan semua pengguna jalan. 

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Titis Jati Permata
Surya.co.id/Fatimatuz Zahro
SOSIALISASI - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi dalam Sosialisasi dan Normalisasi Kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) Tahun 2025 di Puspa Agro, Selasa (16/12/2025). Gubernur Khofifah memastikan Jatim siap mewujudkan zero kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) di tahun 2027. 

Ringkasan Berita:
  • Jatim siap mewujudkan zero kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) di tahun 2027.
  • Pengendalian ODOL menurut Gubernur Jatim Khofifah, upaya menjaga keselamatan semua pengguna jalan. Juga menjaga kualitas dan kapasitas jalan juga menjadi prioritas pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota se-Indonesia
  • Program Zero ODOL 2027 berseiring dengan banyak program prioritas Pemerintah Pusat. Seperti kemudahan dan keamanan untuk distribusi bahan pokok untuk Koperasi Merah Putih di daerah

 


SURYA.CO.ID, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan Jatim siap mewujudkan zero kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) di tahun 2027.

Hal itu ia sampaikan di depan Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi dalam Sosialisasi dan Normalisasi Kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) Tahun 2025 di Puspa Agro, Kab. Sidoarjo, Selasa (16/12/2025).

“Bersama-sama kami siap membangun koordinasi dan efektivitas program Zero ODOL 2027. Seluruh tim di Jawa Timur, mulai dari pelaku-pelaku usaha transportasi, dan juga para gabungan sopir, berkomitmen bahwa ODOL ini bagian yang kita harus rapikan di dalam tata kelola transportasi di Indonesia dan Jawa Timur. Kami siap,” ujar Khofifah.

Jaga Keselamatan Pengguna Jalan

Pengendalian ODOL menurutnya penting dalam upaya menjaga keselamatan semua pengguna jalan. 

Tak hanya itu, menjaga kualitas dan kapasitas jalan juga menjadi prioritas pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota se-Indonesia.

“Terlebih dengan mulai bergulirnya program penguatan logistik nasional. Kendaraan ODOL ini dapat berdampak  mengganggu kualitas jalan yang mestinnya bisa tahan sekian puluh tahun, bisa mengalami kerusakan dengan percepatan tertentu,” katanya.

“Dan ini juga berpengaruh terhadap keberhasilan program pemerintah, khususnya dalam pelaksanaan Rencana Aksi Keselamatan atau RAK ke depan,”terangnya.

Lebih dari itu, program Zero ODOL 2027 ini juga akan berseiring dengan banyak program prioritas Pemerintah Pusat. 

Seperti kemudahan dan keamanan untuk distribusi bahan pokok untuk Koperasi Merah Putih di sejumlah daerah.

“Untuk itu, sebagai bentuk komitmen dan dukungan kami kepada Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sebagai inisiator dan konseptor program ini, di Jawa Timur telah bergulir bantuan biaya pemotongan terhadap kendaraan bermotor lebih dimensi,” terangnya.

Bantuan Diberikan Terbatas

Untuk sementara, sebut Gubernur Khofifah, bantuan ini diberikan secara terbatas mengingat keterbatasan anggaran. 

Sehingga, baru dapat menjangkau sejumlah pemilik kendaraan  yang telah dinyatakan secara teknis lebih dimensi (over dimension) dan diwajibkan untuk dilakukan pemotongan.  

Demi mencapai pembangunan dan penguatan tata kelola transportasi ini, Gubernur Khofifah telah bersinergi dengan sejumlah pihak. Seperti Balai Pengelola Transportasi Darat, PT. Jasa Raharja, Kepolisian Daerah Provinsi Jawa Timur, serta asosiasi transportasi darat dan segenap perusahaan angkutan barang.

“Intinya semua kita lakukan untuk efisiensi keamanan dan kenyamanan masyarakat yang juga akan memberikan referensi bagi semua pelaku usaha. Terima kasih banyak kepada Pak Menteri yang sudah sangat memperhatikan dan mensupport. Insya Allah pengguna jalan kita makin aman, makin nyaman, dan dunia usaha kita juga akan makin produktif,” pungkasnya.

Penghargaan Khusus

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved