DPRD Surabaya Desak JPO Tunjungan Romansa Dipercepat, Target Mundur hingga April 2026
DPRD Surabaya, Jatim, desak percepatan pembangunan JPO Tunjungan Romansa yang molor dari Desember 2025 menjadi April 2026.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- Pembangunan JPO Tunjungan Romansa molor dari target, mundur dari Desember 2025 ke April 2026.
- DPRD Surabaya minta percepatan dan tekankan standar keamanan bangunan.
- JPO disebut penting perkuat kawasan wisata Tunjungan dan terus dipantau DPRD.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Eri Irawan, mendesak percepatan penyelesaian jembatan penyeberangan orang (JPO) Tunjungan Romansa yang molor dari target Desember 2025, menjadi April 2026.
JPO Tunjungan Romansa Molor, DPRD Minta Percepatan
Pembangunan JPO Tunjungan Romansa kembali molor dari jadwal yang telah ditetapkan.
Proyek penghubung Gedung Siola dan Pertokoan Tunjungan tersebut, yang semestinya rampung pada Desember 2025, kini diperkirakan baru selesai pada April 2026.
Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, meminta pihak pelaksana dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera mempercepat penyelesaian proyek tersebut.
“Kami berharap JPO Tunjungan bisa segera dituntaskan. Meski tidak dikerjakan lewat APBD, tapi harus tertib. Utamakan aspek teknis keamanan bangunan,” ujar Eri, Rabu (10/12/2025).
Ada Penyesuaian Teknis, Pengerjaan Butuh Waktu Tambahan
Molornya penyelesaian proyek, disebut akibat sejumlah penyesuaian teknis di lapangan yang harus dipenuhi oleh pihak swasta selaku pelaksana.
Evaluasi bersama Pemkot Surabaya, menemukan beberapa bagian konstruksi yang perlu disesuaikan demi menjamin standar keamanan fasilitas publik.
“Penyesuaian teknis, merupakan konsekuensi dari komitmen memastikan fasilitas publik dibangun dengan standar keselamatan tertinggi,” terang Eri.
Karena adanya revisi dan penyesuaian tersebut, pengerjaan membutuhkan tambahan waktu hingga awal triwulan kedua 2026.
JPO Baru Dianggap Penting untuk Perkuat Ikon Tunjungan
Keberadaan JPO Tunjungan Romansa menjadi bagian dari beautifikasi koridor Jalan Tunjungan, yang dikenal dengan deretan bangunan heritage dan suasana kota lama Surabaya.
Masyarakat disebut sedang menantikan kehadiran JPO baru, sebagai elemen penting dalam pengembangan kawasan wisata Tunjungan Romansa.
Eri menilai, keberadaan JPO baru itu akan memperkuat pengalaman wisata dan aktivitas publik di kawasan ikonik tersebut.
“Tambahan waktu pengerjaan, justru diharapkan menghasilkan JPO yang lebih baik dari sisi keamanan maupun kenyamanan,” katanya.
DPRD Akan Terus Pantau Proyek
Eri, yang juga Ketua Komisi C dari Fraksi PDIP, memastikan pihaknya akan terus mengawasi perkembangan proyek JPO Tunjungan Romansa, agar seluruh tahapan pengerjaan sesuai standar teknis dan aturan keselamatan.
Pemkot Surabaya dan Swasta Bersinergi dalam Revitalisasi
Proyek revitalisasi ini digarap oleh pihak swasta, sebagai bagian dari kolaborasi penataan kawasan Tunjungan, yang sejak 2021 telah menjadi program besar placemaking Kota Surabaya untuk memperkuat karakter wisata perkotaan.
Hingga kini, pengerjaan masih berlangsung dan ditargetkan selesai pada April 2026.
DPRD Surabaya
JPO Tunjungan Romansa
Surabaya
Eri Irawan
jembatan penyeberangan orang
Meaningful
Multiangle
| Imbas Serangan Israel ke Lebanon: Iran Stop Negosiasi dengan AS, Trump Sebut Netanyahu Gila |
|
|---|
| Sosok Kuasa Hukum Jokowi yang Prediksinya 100 Persen Akurat Soal Kasus Ijazah Akhirnya P21 |
|
|---|
| Ditunjuk Jadi Wakil Kepala BGN yang Baru Usai Dadan Dicopot, Ini Rekam Jejak Agustina dan Trenggono |
|
|---|
| Sosok Suyanto Waspo Tondo Wicaksono yang Dilantik Sebagai Sekda Banyuwangi |
|
|---|
| Rekam Jejak 2 Wakil Kepala BGN yang Dicopot Bareng Dadan Hindayana, Ada Mantan Pangdam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/JPO-Tunjungan-Romansa-Surabaya-Jatim.jpg)