Minggu, 19 April 2026

Komitmen Bupati Gresik Perluas Perbaikan RTLH dan Tuntaskan Infrastruktur Pendidikan 2026

Bupati Gresik Fandi memperkuat fokus pelayanan dasar sebagai wujud APBD yang berpihak pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat

Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
istimewa/Humas Pemkab Gresik
BUPATI GRESIK - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat memberikan sambutan. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memperkuat fokus pelayanan dasar sebagai wujud APBD yang berpihak pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani perkuat fokus pelayanan dasar sebagai wujud APBD yang berpihak pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini dilakukan karena adanya pemotongan transfer ke daerah (TKD) tahun anggaran 2026
  • Bangunan sekolah rusak hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni jadi prioritas
  • Gus Yani sebut berbagai program prioritas pemerintah daerah menunjukkan progres positif dan signifikan. Seperti kualitas permukiman, penyediaan air bersih dan  revitalisasi ruang publik

 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Tahun anggaran 2026 yang diterpa pemotongan transfer ke daerah (TKD), membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memperkuat fokus pelayanan dasar sebagai wujud APBD yang berpihak pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Bangunan sekolah rusak ringan, sedang, dan berat menjadi fokus untuk dilakukan perbaikan. Kemudian rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) untuk masyarakat menjadi prioritas.

Baca juga: APBD Gresik 2026 Untuk Rakyat, Gus Yani Perluas Perbaikan Rehab RTLH dan Ketersediaan Air Bersih

“APBD 2026 harus benar-benar kembali kepada rakyat. Setiap rupiah anggaran akan diarahkan pada layanan dasar yang nyata, merata, dan tepat sasaran," tegas Gus Yani sapaan akrabnya.

Progres Positif dan Signifikan

Orang nomor satu di Kabupaten Gresik tersebut, mempertegas berbagai program prioritas pemerintah daerah yang telah menunjukkan progres positif dan signifikan.

Program tersebut meliputi peningkatan kualitas permukiman, penyediaan air bersih, pembangunan sarana pendidikan, hingga revitalisasi ruang publik.

Pada sektor perumahan, program RTLH melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, tercatat mengalami perkembangan positif.

Baca juga: Pemkab Gresik Sosialisasikan Penerapan KUHP Baru Lewat Seminar Nasional

Hingga 26 November 2025, peningkatan kualitas rumah mencapai 39 unit dari total 43 unit, sementara pembangunan rumah baru mencapai 50 unit dari 102 unit.

Pemkab Gresik berkomitmen mempercepat penanganan RTLH sebagai bentuk keberpihakan kepada warga kurang mampu, agar mereka dapat tinggal di hunian yang lebih sehat dan aman.

“Pemkab Gresik menargetkan pemerataan bantuan RTLH hingga seluruh kecamatan, karena kawasan kumuh harus ditangani secara menyeluruh,” ujarnya.

Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Gresik

Gus Yani menambahkan, permukiman kumuh tidak hanya ditandai rumah rusak atau jalan becek, tetapi juga kondisi warga yang tinggal tanpa kepastian hukum atas tanah, tanpa sanitasi yang layak, dan tanpa akses air bersih.

“Program ini bukan sekadar soal anggaran, melainkan harapan masyarakat untuk memiliki rumah layak huni, kepastian hukum atas tanah, serta lingkungan yang aman dan sehat,” imbuhnya.

Pada sektor air bersih, Pemkab Gresik telah menyelesaikan pembangunan reservoir di Kecamatan Duduksampeyan dan Kebomas.

Infrastruktur ini diharapkan mampu mengatasi kekurangan air bersih di sejumlah wilayah sehingga distribusi air PDAM Gresik semakin merata.

“Pembangunan reservoir baru ini merupakan langkah strategis untuk menjangkau rumah-rumah pelanggan. Dengan infrastruktur ini, layanan distribusi air bisa semakin merata. Pemkab Gresik berkomitmen memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses air bersih, terpenuhi tanpa hambatan,” jelasnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved