Kamis, 16 April 2026

Petrokimia Gresik Dorong 15 UMK Binaan Naik Level, Bisa Tembus Pasar Internasional

Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, mendorong 15 Usaha Mikro dan Kecil binaan naik level

Penulis: Sugiyono | Editor: Titis Jati Permata
Tribunnews.com
PENDAMPINGAN UMK - Peserta workshop mendapatkan pendampingan pada kegiatan Workshop UMK Mandiri Ekspor yang diadakan Petrokimia Gresik, Selasa (25/11/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Petrokimia Gresik mendorong 15 Usaha Mikro dan Kecil (UMK) binaan naik level dan siap bersaing di pasar internasional melalui Workshop UMK Mandiri Ekspor.
  • Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyebut pola pembinaan UMK berkelanjutan. Meliputi peningkatan kapasitas, pengembangan pasar dan pendampingan manajemen. 
  • Workshop ini juga untuk mendorong UMK meluaskan pasar ke luar negeri dengan kemampuan mengelola proses, mulai dari cari buyer hingga pengurusan ekspedisi

 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, mendorong 15 Usaha Mikro dan Kecil (UMK) binaan untuk naik level dan siap bersaing di pasar internasional.

Salah satu persiapan diberikan Petrokimia Gresik melalui 'Workshop UMK Mandiri Ekspor' yang diselenggarakan di Gresik, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyampaikan bahwa Petrokimia Gresik dalam pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) memiliki pola pembinaan UMK berkelanjutan.

Baca juga: Petrokimia Gresik Gandeng Kejaksaan, Jamin Kepastian Hukum Dalam Penguatan Swasembada Pangan

Meliputi peningkatan kapasitas, pengembangan pasar dan pendampingan manajemen. 

"Workshop ini sebagai salah satu upaya untuk mendorong UMK meluaskan pasar ke luar negeri dengan kemampuan mengelola proses mulai dari pencarian buyer, korespondensi, negosiasi, administrasi keuangan, sampai dengan pengurusan ekspedisi, baik secara offline maupun digital," ujar Daconi.

Diikuti 29 Peserta dari 15 UMK

Sementara itu, Vice President (VP) Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Petrokimia Gresik, Kadek Ardhika WK menambahkan, workshop ini diikuti oleh 15 UMK dengan 29 peserta. Materi diberikan tim berpengalaman di bidangnya.

Baca juga: Gandeng Pahlawan Pangan Lewat Agrosolution, Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Adapun UMK yang mengikuti workshop antara lain Batik Bangsawan, Batik Zulpah, Tenun Gedog Zaenal, Batik Sariwarni, OG Jewelry, Djasmine Bordir, Madu Tasman, Tape Crispy, Bawang Goreng Hunay, Rebana Gresik Tiga Putri, Sarung BTM, Omah Tiwul, Tirta Shanum, Tarnie's Leather, dan Deweluxe. UMK tersebut bergerak di bidang fesyen, kerajinan dan kuliner.

UMK tersebut berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Mulai dari Gresik, Sidoarjo, Madura, Bondowoso, Probolinggo, Malang, Tuban, Madiun, Pacitan, Magetan, dan Kudus.

"Kami menyadari tantangan ekonomi global yang ada kecenderungan menurun, tidaklah mudah merebut hati buyer. Namun demikian, kami berharap dengan workshop ini, pelaku usaha UMK akan semakin terasah untuk membaca peluang pasar dan memiliki pemahaman tips dan trik menembus pasar ekspor," tutup Kadek. 

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved