Seleksi Beasiswa S1 Bagi Guru PAUD Surabaya Dibuka September 2025
Program peningkatan kualifikasi pendidik di jenjang pendidikan usia dini itu bekerja sama dengan Unesa.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sekitar bulan September 2025, seleksi beasiswa S1 bagi guru pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kota Surabaya akan dibuka kembali.
Program peningkatan kualifikasi pendidik di jenjang pendidikan usia dini itu bekerja sama dengan Unesa.
Setiap tahun, Pemkot menyediakan kuota 200 bagi guru PAUD. Ketua Komisi D DPRD dr Akmarawita Kadir menyampaikan, program beasiswa S1 khusus bagi guru ini sudah berlangsung sejak 2023.
Baca juga: Direktur PAUD Kemendidasmen Apresiasi MPLS Pendidikan Anak Usia Dini di Surabaya
"Biasanya seleksi dibuka September. Kami pastikan lagi soal waktunya. Unesa yang melakukan seleksi sebelum dinyatakan sebagai peserta penerima beasiswa S1 guru PAUD," jelas Akma, Rabu (20/8/2025).
Pemkot Surabaya memberi kesempatan bagi ratusan guru untuk mendapat beasiswa S1.
Mereka yang belum bergelar sarjana bisa mendapatkan fasilitas beasiswa ini.
Baca juga: Ratusan Asesor untuk Akreditasi PAUD Ikuti Pelatihan yang Digelar BAN PDM
Akma yang juga Ketua DPD Golkar Surabaya itu, bahwa Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan saat ini tengah menjalankan program peningkatan kualifikasi guru PAUD agar memenuhi syarat minimal S1.
Namun program beasiswa khusus guru PAUD itu diperuntukkan bagi mereka yang masih berusia di bawah 50 tahun.
Baca juga: MBG di Magetan Menyasar 9 Titik, Diberikan Khusus Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non Paud
Kalau sudah melebihi usia ini tidak diperkenankan mengikuti program beasiswa S1 tersebut.
Sebenarnya ada program yang sama bagi guru PAUD dengan usia 50 - 55 tahun yang dijalankan pusat. Namun khusus untuk program Pemkot Surabaya usia di bawah 50 tahun.
Program peningkatan kualifikasi S1 bagi guru PAUD itu bekerja sama dengan Unesa. Tentu anggaran sudah disiapkan.
Akma menyebut, dalam hitungannya nanti setiap guru mendapatkan beasiswa Rp 6 juta per semester.
Akma yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Surabaya seluruh anggota Komisi D akan mengawal program dan penganggaran yang terkait dengan pendidikan. Total anggaran pendidikan di Surabaya dalah Rp 2,35 triliun.
Dalam APBD Perubahan yang saat ini dibahas, anggaran itu berkurang Rp 37,9 miliar.
Pengurangan anggaran ini diharapkan tidak sampai mengganggu program prioritas. Terutama pembangunan sekolah baru dan rehabilitasi gedung.
Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Yusuf Masruh menuturkan bahwa masih banyak guru PAUD yang belum memenuhi kualifikasi sarjana. "Kami akan kualiahkan mereka," kata Yusuf.
BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
| Visi Prabowo Lewat Makan Bergizi Gratis: Tak Ada Paksaan bagi Anak Orang Kaya |
|
|---|
| Cuaca Surabaya Hari Ini Minggu 10 Mei 2026: Cerah Berawan, Suhu Capai 34°C |
|
|---|
| Bernardo Tavares Tetap Puji Persebaya Surabaya Meski Gagal Menang di Solo |
|
|---|
| Festival Rujak Uleg 2026 Surabaya Masuk KEN, Kemenpar Beri Apresiasi |
|
|---|
| Bonek Kecewa Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Persis Solo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/di-Kota-Surabaya-akan-dibuka-kembali.jpg)