Senin, 8 Juni 2026

32 Tim U-17 Tarung di Kediri, PSSI Fokus Cari Talenta Muda

Gerindra Cup U-17 di Kediri menjadi ajang pencarian bibit pesepak bola potensial Jawa Timur sekaligus pembinaan menuju level nasional.

Tayang:
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Wiwit Purwanto
istimewa
TURNAMEN - Turnamen sepak bola usia U-17 di Stadion Brawijaya Kediri.Foto Askot PSSI Kota Kediri  Turnamen ini berlangsung mulai 6-21 Juni 2026 dan menjaga ajang mencari talenta muda berbakat. (Foto Askot PSSI Kota Kediri ) 

mencapai 2,5 meter hingga 9 Juni 2026.

32 Tim Sepak Bola U-17 Bertarung di Kediri, PSSI Fokus Cari Talenta Muda Potensial

 

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI – 

Ringkasan Berita:
  • Gerindra Cup U-17 yang diikuti 32 tim se-Jawa Timur dimanfaatkan sebagai ajang pencarian dan pembinaan talenta muda sepak bola. 
  • Panitia dan Askot PSSI Kota Kediri melakukan pemantauan pemain potensial untuk mendapat pembinaan lanjutan. 
  • Anwar Sadad berharap turnamen ini melahirkan pemain masa depan Indonesia, sementara Wali Kota Kediri menekankan pentingnya pembentukan karakter generasi muda. 

 

SURYA.CO.ID, KEDIRI – Turnamen sepak bola usia muda Gerindra Cup U-17 tidak hanya menjadi arena perebutan gelar juara.

Kompetisi yang diikuti 32 tim dari berbagai daerah di Jawa Timur itu juga dimanfaatkan sebagai wadah pencarian bibit-bibit pesepak bola potensial yang diproyeksikan untuk pembinaan jangka panjang.

Kejuaraan yang berlangsung pada 6-21 Juni 2026 tersebut menjadi panggung bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan pelatih, pengurus klub, hingga pencari bakat. Melalui kompetisi ini, peluang lahirnya talenta-talenta baru sepak bola Jawa Timur dinilai semakin terbuka.

Ketua Panitia sekaligus Ketua Askot PSSI Kota Kediri, Tomi Ari Wibowo, mengatakan kompetisi kelompok umur masih menjadi salah satu cara paling efektif untuk mengamati perkembangan pemain secara langsung di lapangan.

Menurutnya, masih banyak pemain muda berbakat yang belum memperoleh kesempatan tampil di level kompetitif. Karena itu, turnamen seperti ini menjadi momentum penting untuk mengukur kualitas dan potensi mereka.

Baca juga: PSSI Lamongan Cari Bakat Muda yang Unggul: Gelar Turnamen Sepak Bola Pelajar

"Kami melakukan penjaringan dan pembinaan pemain-pemain muda yang potensial. Selain itu juga menjalin silaturahmi dengan klub-klub sepak bola yang ada di Jawa Timur serta membangun komunikasi dengan para pelatih apabila nantinya ada pemain yang berpotensi untuk pembinaan lebih lanjut," katanya, Minggu (7/6/2026).

Bangun Ekosistem Pembinaan Berkelanjutan

Tomi menegaskan, pihaknya tidak hanya berfokus pada hasil pertandingan, tetapi juga memperhatikan kualitas individu pemain yang memiliki prospek untuk berkembang lebih jauh.

Ia menilai semakin banyak kompetisi usia muda digelar, semakin besar pula peluang munculnya pemain berkualitas yang dapat memperkuat klub profesional maupun tim nasional Indonesia di masa mendatang.

Selain menjadi ajang seleksi talenta, turnamen ini juga mempererat hubungan antarklub sepak bola dari berbagai daerah di Jawa Timur. Pertemuan antara pelatih, pengurus klub, dan pembina dinilai penting untuk membangun jaringan pembinaan yang berkesinambungan.

Turnamen yang menggunakan sistem gugur tersebut mempertemukan 32 tim peserta dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Timur. Seluruh peserta berupaya menampilkan performa terbaik demi meraih prestasi sekaligus menarik perhatian tim pembina.

Baca juga: Persiapan Matang SMK YASMU Gresik Menuju Turnamen Futsal Tingkat Nasional

Harapan Lahir Pemain Menuju Timnas

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved