Selasa, 19 Mei 2026

Kritik Bonek Untuk Persebaya Surabaya, Rian Beri Respons Menyejukkan 

Rachmat Irianto bicara soal kepemimpinan, kritik Bonek, dan tekad wajib menang di GBT Sabtu mendatang.

Tayang:
Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id/Khairul Amin
MAKIN MATANG - Rachmat Irianto di Persebaya Store Royal Plaza saat pembukaan lagi store pada Sabtu (13/12/2025). Rachmat Irianto (Rian) memberi tanggapan tentang penilaian Bonek yang menyebut jiwa kepemimpinannya semakin matang di beberapa laga terakhir Persebaya Surabaya. 

Ringkasan Berita:
  • Persebaya Surabaya memasuki laga berat melawan Borneo FC dengan tekanan besar setelah empat hasil imbang beruntun.  
  • Rachmat Irianto menegaskan pentingnya fokus dan kemenangan, serta merespons kritik Bonek dengan dewasa.  
  • Borneo FC datang dengan kondisi tidak ideal setelah dua kekalahan beruntun, membuat laga ini semakin menarik.  

SURYA.co.id Surabaya - Persebaya Surabaya memasuki pekan pertandingan dengan tekanan yang tidak kecil. Empat hasil imbang beruntun membuat tim belum merasakan kemenangan dalam beberapa laga terakhir.  

Situasi ini membuat laga melawan Borneo FC pada Sabtu (20/12/2025) di Gelora Bung Tomo menjadi sangat penting.  Persebaya membutuhkan kemenangan untuk mengembalikan kepercayaan diri tim dan meredam kritik suporter.  

Bonek mulai melontarkan suara keras karena performa tim belum menunjukkan peningkatan signifikan. Posisi pelatih kepala yang masih kosong setelah berpisah dengan Eduardo Perez juga menambah dinamika internal.  

Caretaker Uston Nawawi berusaha menjaga stabilitas tim di tengah situasi yang tidak ideal.  
Ia memanfaatkan jeda kompetisi untuk memulihkan kebugaran pemain dan memperbaiki detail permainan.  

Persebaya ingin memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik saat laga berlangsung. Atmosfer GBT diprediksi akan kembali penuh tekanan, namun juga bisa menjadi energi tambahan bagi tim.  

Baca juga: Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Borneo FC, Duel Panas di GBT

Di tengah situasi itu, sosok Rachmat Irianto menjadi salah satu figur yang mencuri perhatian. Rian tampil lugas sebagai bek tengah dalam beberapa laga terakhir.  

Ia melakukan sejumlah penyelamatan penting yang membuatnya mendapat pujian dari Bonek. Tidak sedikit yang menilai gaya bermainnya mirip dengan almarhum ayahnya, Bejo Sugiantoro.  Rian menanggapi penilaian itu dengan rendah hati.  

“Tentu sebagai pemain, komentar positif menjadi motivasi lagi untuk lebih baik di pertandingan selanjutnya,” kata Rian.  

Ia menegaskan tidak ingin terbuai oleh pujian tersebut.  Justru ia merasa harus bekerja lebih keras untuk meningkatkan kemampuan.  

“Karena pertandingan selanjutnya kami gak mudah. Melawan pemuncak klasemen dan home, mau gak mau harus menang,” tegasnya.

Baca juga: Pemuncak Klasemen Terancam, Momen Bangkit Borneo FC Lawan Persebaya

Tekanan Bonek dan Tekad Persebaya untuk Bangkit

Rian menyadari bahwa kritik Bonek bukan tanpa alasan.   Suporter menuntut kemenangan setelah tim terlalu sering kehilangan poin.   “Tentu tidak mudah, tapi yang paling penting bagaimana besok kami menang, itu saja,” kata Rian.  

Ia berharap seluruh pemain bisa berjuang maksimal sepanjang pertandingan.  Fokus dan konsentrasi menjadi kunci agar Persebaya tidak kembali kehilangan momentum.  

Rian juga menyinggung tekanan dari suporter yang semakin besar.  “Jadi kalau kami gak mau didemo, gak mau ditekan oleh Bonek Bonita, ya kami harus berikan kemenangan,” ujarnya.  

Persebaya tidak ingin kembali mengecewakan pendukungnya. Tim pelatih pun terus menggenjot latihan untuk memperbaiki organisasi permainan.  

Uston Nawawi menekankan pentingnya disiplin dan efektivitas dalam menyerang maupun bertahan. Ia juga meminta pemain menjaga mentalitas sepanjang laga.  

Baca juga: DAFTAR Harga Tiket Persebaya Surabaya vs Borneo FC Resmi, Pelajar Rp50 Ribu

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved