Cerita Para Kiai
Profil Ponpes Bahrul Maghfiroh, Pesantren Berbasis Sains dan Agama Milik Eks Rektor UB Prof Bisri
Inilah profil Ponpes Bahrul Maghfiroh, pesantren berbasis Ilmu Agama dan Sains. Ponpes ini didirikan oleh mantan Rektor UB Malang, Prof Bisri.
Ringkasan Berita:
- Prof. Mohammad Bisri, Rektor UB 2014-2018, adalah akademisi yang sukses membangun Ponpes Bahrul Maghfiroh di Malang.
- Awalnya fokus di dunia kampus, ia kembali mengasuh pesantren setelah adiknya, Gus Lukman, wafat pada 2017.
- Di bawah arahannya, pesantren seluas 4 hektare ini menggabungkan ilmu agama dan sains melalui fasilitas laboratorium digital hingga AI.
- Ia berkomitmen mencetak santri yang menguasai teknologi dan kewirausahaan agar umat Islam mampu memimpin peradaban di era modern.
SURYA.CO.ID - Sosok Rektor Universitas Brawijaya (UB) periode 2014-2018, Prof Mohammad Bisri, diketahui memiliki Pondok Pesantren (Ponpes) di daerah Malang, Jawa Timur (Jatim).
Kisah mengenai kehidupan Prof Bisri hingga memiliki ponpes tersebut terungkap dalam program eksklusif "Cerita Para Kiai" di Youtube Tribunnews, tayang Sabtu (28/2/2026).
Anak kiai kampung di Mbetek, Kota Malang ini awalnya menekuni karier sebagai akademisi usai lulus kuliah di Teknik Pengairan UB Malang hingga meraih gelar profesor di kampus tersebut.
Pada 2013, Prof Bisri mendapat amanah mengisi posisi sebagai Dekan Fakultas Teknik (FT) UB.
Setahun kemudian, ia terpilih sebagai Rektor Universitas Brawijaya (UB) pada 2014.
"Saya ini sebenarnya terpaksa nyalon rektor, tapi akhirnya malah terpilih," katanya sambil tertawa.
Dapat Restu Bangun Pondok Pesantren
Di samping karier sebagai akademisi, Prof Bisri juga terlibat dalam pendirian pondok pesantren yang awalnya hanya berdiri di atas lahan sekitar 500 meter persegi pada tahun 1996.
Saat itu, Prof Bisri diajak oleh temannya untuk membangun ponpes.
Baca juga: Sosok Prof Bisri, Anak Kiai Kampung Jadi Rektor UB hingga Bangun Ponpes Berbasis Sains dan Agama
Prof Bisri akhirnya membangun ponpes dengan dukungan restu orang tua.
Pesantren itu diberi nama Bahrul Maghfiroh.
Kini, Ponpes Bahrul Maghfiroh berkembang dan memiliki luas lahan hampir 4 hektare.
"Singkat cerita pada saat itu saya fokus di bidang akademik dan juga menjadi rektor, Ponpes kemudian dikelola oleh adik saya Gus Lukman."
"Saat itu saya memilih untuk tidak ikut campur agar tidak terjadi dualisme kepemimpinan."
"Karena fokus saya masih di bidang akademik di kampus," ungkap Prof Bisri yang kini telah menginjak usia 68 tahun itu.
Multiangle
Prof Bisri
Ponpes Bahrul Maghfiroh
SURYA.co.id
Rektor UB
surabaya.tribunnews.com
viral lokal
berita viral
| Kisah Inspiratif Perjalanan Hidup Habib Achmad Reza Alatas, 12 Tahun Menuntut Ilmu di Yaman |
|
|---|
| Kisah Kiai Bayanuddin Sudin, Sempat Hidup Bersama Anak Jalanan, Kini Pimpin Pondok Harisul Khairaat |
|
|---|
| Bangun Pesantren dari Nol, Perjuangan KH Khammad Masum Kini Asuh Ponpes di 26 Titik di Semarang |
|
|---|
| Belajar dari Prof Bisri, Anak Kiai Kampung yang Jadi Rektor UB Malang, Gabungkan Agama dan Sains |
|
|---|
| Kisah Inspiratif Ustaz Muyassir Arif: 17 Tahun Membina Ponpes Darul Istiqamah Manado |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Profil-Ponpes-Bahrul-Maghfiroh-Pesantren-Berbasis-Sains-dan-Agama-Milik-Eks-Rektor-UB-Prof-Bisri.jpg)