Ramadan 2026
Baznas Jatim Optimistis Target Himpun Zakat Rp 52 Miliar Tahun Ini Tercapai di Bulan Ramadan
Ketua Baznas Jatim, KH Ali Maschan Moesa, optimistis target penghimpunan zakat sebesar Rp 52 miliar dapat tercapai selama Ramadan.
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- Baznas Jatim optimistis target penghimpunan zakat sebesar Rp 52 miliar selama tahun 2026 bisa tercapai di bulan ramadan ini.
- Hingga pertengahan Februari 2026, saat ini realisasi penghimpunan zakat yang telah dihimpun Baznas Jatim telah mencapai sekitar Rp 47 miliar.
- Untuk bisa mencapai target penghimpunan zakat sebesar Rp 52 miliar, Baznas Jatim mengandalkan berbagai sumber penghimpunan zakat.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Baznas Jatim optimistis target penghimpunan zakat sebesar Rp 52 miliar selama tahun 2026 bisa tercapai, bahkan bisa tercapai di bulan ramadan ini.
Hingga pertengahan Februari 2026, saat ini realisasi penghimpunan zakat yang telah dihimpun Baznas Jatim telah mencapai sekitar Rp 47 miliar.
Ketua Baznas Jatim, KH Ali Maschan Moesa, optimistis target tersebut dapat tercapai selama Ramadan.
Pasalnya bulan Ramadhan biasanya menjadi momentum meningkatnya donasi dari masyarakat.
“Tahun lalu realisasi sekitar Rp 51 miliar. Tahun ini target Rp 52 miliar dan sekarang sudah Rp 47 miliar. Biasanya Ramadan banyak dermawan, jadi insyaallah target tercapai,” ujarnya saat diwawancara di Islamic Center, Selasa (17/2/2026).
Baca juga: Bantuan Baznas Jatim bagi 850 Bunda Ojol, Gubernur Khofifah Turut Berbagi Suka Cita Sambut Ramadhan
Sumber Penghimpunan Zakat
Untuk bisa mencapai target penghimpunan zakat sebesar Rp 52 miliar, Baznas Jatim mengandalkan berbagai sumber penghimpunan zakat.
Mulai dari kupon donasi, zakat pengusaha, hingga kontribusi aparatur sipil negara.
Pada tahun lalu, penghimpunan melalui kupon donasi saja mencapai sekitar Rp 4 miliar.
Ali Maschan menegaskan, zakat yang disalurkan melalui Baznas memiliki kelebihan karena dapat menjadi pengurang pajak dan sebagian besar dana kembali ke instansi atau daerah asal muzakki.
Dari total zakat yang dihimpun dari instansi, sekitar 70 persen langsung dikembalikan untuk program kesejahteraan di lingkungan tersebut.
Sementara Baznas mengelola sekitar 30 persen untuk program sosial lebih luas.
Oleh sebab itu pihaknya berharap akan lebih banyak masyarakat yang menyalurkan zakat melalui Baznas Jatim.
“Kita optimis target itu bisa kita capai. Dan selain menghimpun kita juga aktif melakukan penyaluran baik itu penyerahan bantuan langsung maupun menjalankan berbagai program sosial berkelanjutan,” tegasnya.
Baca juga: Baznas Jatim Target Kumpulkan Zakat di Ramadan 2026 Minimal Rp 7 Miliar
Penyaluran Bantuan
Program penyerahan bantuan maupun program sosial berkelanjutan baznas Jatim meliputi bantuan pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu sebesar Rp 2 juta per semester.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/dana-Ketua-baznas-jatim.jpg)