Sabtu, 25 April 2026

Baznas Jatim Target Kumpulkan Zakat di Ramadan 2026 Minimal Rp 7 Miliar

Kementerian Agama Jawa Timur siap berkolaborasi dalam pengumpulan zakat bersama Baznas Jatim. Tujuannya yakni saling memberi penguatan.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id/Yusron Naufal Putra
RAMADAN - Ketua Baznas Jatim KH Ali Maschan Moesa saat sambutan dalam acara Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang digelar di hotel yang berada di kawasan Waru Kabupaten Sidoarjo, Rabu (4/2/2026).  
Ringkasan Berita:
  • Optimisme target ini dirumuskan dalam Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang
  • Dari hasil zakat, nantinya akan disalurkan kepada yang berhak untuk mengurangi kemiskinan. 
  • Baznas Jatim merencanakan bakal menggencarkan santunan kepada anak yatim pada bulan ramadan.
  • Optimisme target ini dirumuskan dalam Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ)

 

SURYA.co.id SURABAYA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur optimistis bisa mengumpulkan minimal Rp 7 Miliar penerimaan zakat pada momentum bulan Ramadan 2026 mendatang.

Dari hasil zakat, nantinya akan disalurkan kepada yang berhak untuk mengurangi kemiskinan. 

Unit Pengumpul Zakat (UPZ)

Optimisme target ini dirumuskan dalam Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang digelar di hotel yang berada di kawasan Waru Kabupaten Sidoarjo, Rabu (4/2/2026). 

Rapat ini juga dihadiri oleh Kanwil Kementerian Agama Jatim dan perwakilan Pemprov Jawa Timur. 

"Kalau tahun lalu kami dapat sekitar Rp 3,5 Miliar, tahun ini kita menargetkan Rp 7 Miliar. Disamping zakatnya Gubernur dan para pengusaha," kata Ketua Baznas Jatim KH Ali Maschan Moesa ketika dikonfirmasi Surya.co.id.

Baca juga: Inovasi Baznas Lamongan: Sukses Panen Perdana Melon Greenhouse di Pantura

Ali Maschan Moesa tak memungkiri bahwa target ini menjadi tantangan tersendiri. Namun, Baznas Jatim tetap optimistis bisa terealisasi termasuk target secara keseluruhan pada tahun ini yang berjumlah Rp 50 miliar lebih. Baznas Jatim pun mengajak seluruh pihak untuk berzakat. 

Mekanisme Penyaluran

Lebih jauh, Ali Maschan Moesa menegaskan bahwa Baznas Jatim memiliki mekanisme penyaluran sebagaimana aturan dalam regulasi. 

Termasuk juga nantinya Baznas Jatim merencanakan bakal menggencarkan santunan kepada anak yatim pada bulan ramadan. 

Dikonfirmasi di tempat yang sama, Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar mengungkapkan bahwa pihaknya siap berkolaborasi dalam pengumpulan zakat bersama Baznas Jatim. Tujuannya yakni saling memberi penguatan.

"Karena ini kan berbicara tentang kemaslahatan umat ya. Karena Baznas sudah jelas fungsi dan perannya itu adalah bagaimana kemiskinan ini bisa diselesaikan oleh kita semuanya," kata Bahtiar.

Baca juga: Baznas Jatim Kirim Bantuan Rp 6 Miliar untuk Korban Bencana di Pulau Sumatera

Menurut Bahtiar, Kemenag memiliki berbagai UPZ di Jawa Timur yang berada di Kabupaten/kota. Termasuk juga sudah ada di berbagai madrasah yang ada di Jawa Timur. Bahtiar pun mendorong agar seluruh Kantor Kemenag di Jawa Timur dan madrasah memiliki UPZ. 

"Karena ini bagian dari legalnya untuk mengumpulkan dana-dana dari warga Kementerian Agama yang tentu penggunaannya dalam rangka pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi ya. Insyaallah," jelasnya. 

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved