Baznas Jatim Target Kumpulkan Zakat di Ramadan 2026 Minimal Rp 7 Miliar
Kementerian Agama Jawa Timur siap berkolaborasi dalam pengumpulan zakat bersama Baznas Jatim. Tujuannya yakni saling memberi penguatan.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Wiwit Purwanto
Ringkasan Berita:
- Optimisme target ini dirumuskan dalam Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang
- Dari hasil zakat, nantinya akan disalurkan kepada yang berhak untuk mengurangi kemiskinan.
- Baznas Jatim merencanakan bakal menggencarkan santunan kepada anak yatim pada bulan ramadan.
- Optimisme target ini dirumuskan dalam Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ)
SURYA.co.id SURABAYA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur optimistis bisa mengumpulkan minimal Rp 7 Miliar penerimaan zakat pada momentum bulan Ramadan 2026 mendatang.
Dari hasil zakat, nantinya akan disalurkan kepada yang berhak untuk mengurangi kemiskinan.
Unit Pengumpul Zakat (UPZ)
Optimisme target ini dirumuskan dalam Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang digelar di hotel yang berada di kawasan Waru Kabupaten Sidoarjo, Rabu (4/2/2026).
Rapat ini juga dihadiri oleh Kanwil Kementerian Agama Jatim dan perwakilan Pemprov Jawa Timur.
"Kalau tahun lalu kami dapat sekitar Rp 3,5 Miliar, tahun ini kita menargetkan Rp 7 Miliar. Disamping zakatnya Gubernur dan para pengusaha," kata Ketua Baznas Jatim KH Ali Maschan Moesa ketika dikonfirmasi Surya.co.id.
Baca juga: Inovasi Baznas Lamongan: Sukses Panen Perdana Melon Greenhouse di Pantura
Ali Maschan Moesa tak memungkiri bahwa target ini menjadi tantangan tersendiri. Namun, Baznas Jatim tetap optimistis bisa terealisasi termasuk target secara keseluruhan pada tahun ini yang berjumlah Rp 50 miliar lebih. Baznas Jatim pun mengajak seluruh pihak untuk berzakat.
Mekanisme Penyaluran
Lebih jauh, Ali Maschan Moesa menegaskan bahwa Baznas Jatim memiliki mekanisme penyaluran sebagaimana aturan dalam regulasi.
Termasuk juga nantinya Baznas Jatim merencanakan bakal menggencarkan santunan kepada anak yatim pada bulan ramadan.
Dikonfirmasi di tempat yang sama, Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar mengungkapkan bahwa pihaknya siap berkolaborasi dalam pengumpulan zakat bersama Baznas Jatim. Tujuannya yakni saling memberi penguatan.
"Karena ini kan berbicara tentang kemaslahatan umat ya. Karena Baznas sudah jelas fungsi dan perannya itu adalah bagaimana kemiskinan ini bisa diselesaikan oleh kita semuanya," kata Bahtiar.
Baca juga: Baznas Jatim Kirim Bantuan Rp 6 Miliar untuk Korban Bencana di Pulau Sumatera
Menurut Bahtiar, Kemenag memiliki berbagai UPZ di Jawa Timur yang berada di Kabupaten/kota. Termasuk juga sudah ada di berbagai madrasah yang ada di Jawa Timur. Bahtiar pun mendorong agar seluruh Kantor Kemenag di Jawa Timur dan madrasah memiliki UPZ.
"Karena ini bagian dari legalnya untuk mengumpulkan dana-dana dari warga Kementerian Agama yang tentu penggunaannya dalam rangka pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi ya. Insyaallah," jelasnya.
Baznas Jatim
zakat ramadan 2026
Meaningful
surabaya.tribunnews.com
SURYA.co.id
Unit Pengumpul Zakat (UPZ)
| Sosok Mohamad Risal Wasal, Dirjen Intram Kemenhub yang Diperiksa KPK Soal Kasus Sudewo Atur Proyek |
|
|---|
| Kisah Kakek 90 Tahun di Lumajang Naik Haji: Dari Merumput ke Tanah Suci |
|
|---|
| Kronologi Pelajar SMP Tenggelam di Sungai Kedung Ireng Tuban, Polisi Ungkap Penyebab |
|
|---|
| Museum Marsinah di Nganjuk Segera Diresmikan Presiden Prabowo |
|
|---|
| Duduk Perkara Konflik Bisnis Jusuf Hamka vs Hary Tanoe Sejak 1999, Ganti Rugi Rp 531 M Plus Bunga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/baznas-upz-target.jpg)