Sabtu, 9 Mei 2026

Mika Lampu Berembun saat Musim Hujan? Begini Tips untuk Mengatasinya

Kondisi ini bukan hanya mengganggu estetika, tetapi juga bisa memengaruhi kualitas pencahayaan saat berkendara di malam hari

Tayang:
istimewa/Astra Peugeot
MIKA LAMPU - Kondisi mika lampu yang mulai berembun dapat memengaruhi visibilitas berkendara. Astra Peugeot Surabaya mengimbau pemilik kendaraan untuk segera memeriksakan kondisi sealant dan rumah lampu agar tidak terjadi kerusakan lebih lanjut. 

Ringkasan Berita:
  • Mika lampu mobil seringkali berembun setelah terkena air hujan atau usai mencuci kendaraan.Tak hanya mengganggu estetika, tetapi juga bisa mempengaruhi kualitas pencahayaan saat berkendara di malam hari.
  • Kepala Bengkel Astra Peugeot Surabaya, Mohan Kurniawan, menyebut hal ini bisa terjadi karena perbedaan suhu dalam dan luar rumah lampu. Namun, juga bisa karena celah pada perekat mika (sealant) tidak rapat.
  • Mohan memberikan saran untuk mencegahnya. Salah satunya dengan rutin mengecek sealant

 

SURYA.CO.ID SURABAYA – Memasuki puncak musim hujan, sejumlah pengemudi mulai mengeluhkan mika lampu mobil yang tiba-tiba berembun setelah terkena air hujan atau usai mencuci kendaraan.

Kondisi ini bukan hanya mengganggu estetika, tetapi juga bisa memengaruhi kualitas pencahayaan saat berkendara di malam hari.

Kepala Bengkel Astra Peugeot Surabaya, Mohan Kurniawan, menjelaskan bahwa embun pada mika lampu umumnya disebabkan oleh perbedaan suhu di dalam dan luar rumah lampu.

Baca juga: Mobil Mengalami Masalah saat Libur Natal dan Tahun Baru 2026, Ada Layanan Derek Ini

Namun, faktor paling sering adalah adanya celah pada perekat mika (sealant) yang sudah tidak rapat.

“Sebagian besar kasus terjadi karena sealant mika yang mulai melemah atau bocor. Begitu ada celah kecil saja, udara lembap atau air bisa masuk dan menyebabkan kondensasi di dalam mika,” ujar Mohan, Senin (1/12/25).

Cuci Mobil Setelah Terjang Banjir

Mohan menambahkan, selain paparan hujan, proses mencuci mobil dengan air bertekanan tinggi sering memicu masalah serupa.

Perbedaan suhu ekstrem dapat membuat titik air masuk melalui celah yang tidak terlihat.

“Lampu depan itu punya struktur ventilasi, tapi ketika sealant sudah mengeras karena usia, air dari semprotan tekanan tinggi atau genangan hujan bisa masuk. Bila dibiarkan terlalu lama, permukaan reflektor bisa menjadi buram,” jelasnya.

Baca juga: Untuk Keselamatan Seluruh SUV Peugeot Dibekali Teknologi Speed Limiter 

Mobil yang baru saja menerjang banjir juga berisiko lebih besar.

Air dapat menyelinap melalui lubang ventilasi atau melewati karet pelindung dudukan bohlam yang sudah aus.

Penanganan Profesional Diperlukan

Ketika embun muncul dalam jumlah sedikit, biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah lampu dinyalakan beberapa saat.

Namun, jika air sudah tampak menggenang di dalam rumah lampu, penanganan profesional wajib dilakukan.

“Rumah lampu harus dibongkar, dibersihkan, lalu dikeringkan dengan teknik yang tepat. Banyak konsumen mencoba mengeringkan sendiri menggunakan hair dryer, padahal suhu panas yang tidak terkontrol bisa merusak reflektor,” tegas Mohan.

Mohan memberikan beberapa saran agar pemilik kendaraan bisa mencegah masalah mika berembun:

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved