Jumat, 24 April 2026

Otomotif

4 Ciri Berikut Ini Mudah Membedakan Oli Asli Dan Palsu, Dari Warna Dan Bau

Namun seiring dengan perkembangan peredaran oli palsu di pasaran semakin marak konsumen sulit membedakan oli asli dan palsu

Editor: Wiwit Purwanto
Foto Istimewa Peugeot
PERIKSA KONDISI PELUMAS - Seorang teknisi Astra Peugeot Surabaya tengah memeriksa kondisi pelumas mesin menggunakan dipstick pada salah satu unit Peugeot SUV. Pemeriksaan rutin ini penting dilakukan untuk menjaga performa mesin tetap optimal. 

SURYA.co.id - Peran oli mesin sangat vital untuk menjaga performa kendaraan. Bagi pemilik mobil penggunaan oli yang tepat bukan hanya memastikan mesin tetap prima, tetapi juga melindungi dari potensi kerusakan fatal.

Namun seiring dengan perkembangan peredaran oli palsu di pasaran semakin marak. Produk tiruan dibuat menyerupai kemasan asli, bahkan ada yang memanfaatkan botol bekas. 

Kondisi ini membuat konsumen sulit membedakan oli asli dan palsu.

Ciri yang bisa diperhatikan untuk membedakan oli asli atau aspal (asli palsu) antara lain, 

1.      Oli asli bening dan bebas kotoran, sementara oli palsu cenderung keruh. 

2.      Warna oli berkualitas biasanya kekuningan muda seperti madu, sedangkan oli palsu lebih gelap.

Baca juga: Pabrik Oli Palsu Merek Terkenal Digerebek Polda Banten, Sehari 2400 Botol Diedarkan Di Wilayah Ini

3.      Oli asli hampir tidak berbau, sedangkan yang palsu bisa menyengat atau seperti bau terbakar dan dari viskositas. 

4.      Oli palsu biasanya lebih kental dan terasa berbeda saat digunakan.

Dampak pemakaian oli palsu tidak bisa dianggap remeh. 

Oli palsu dapat mempercepat keausan komponen mesin karena pelumasan tidak optimal.

Efisiensi bahan bakar juga bisa menurun karena mesin bekerja lebih berat. Lebih jauh, oli palsu berpotensi memicu overheating, meninggalkan endapan (sludge) yang menyumbat saluran oli, hingga membuat mesin macet total. 

Baca juga: Tips Rawat Mobil Lama Agar Tetap Prima, Tak Cukup Ganti Oli Mesin, Cek Pula Cairan Penunjang Lainnya

Menggunaan oli yang tidak sesuai standar resmi juga berisiko membatalkan garansi kendaraan.

Astra Peugeot mengingatkan pentingnya penggunaan oli sesuai spesifikasi dan membeli hanya di bengkel resmi.

“Oli merupakan darah bagi mesin. Menggunakan oli asli sesuai standar Peugeot akan memastikan performa kendaraan tetap prima, efisiensi terjaga, serta umur mesin lebih panjang. Kami mengingatkan pelanggan agar tidak tergiur harga murah dari produk yang tidak jelas asal-usulnya, karena risiko kerusakan mesin bisa jauh lebih besar,” ujar Fadjar Tjendikia, Head of After Sales Astra Peugeot.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved