Senin, 15 Juni 2026

Korupsi di Ditjen Bea Cukai

Imbas John Field Akui Beri Suap Rp 21 Miliar ke Dirjen Bea Cukai, Pengusaha Rokok: Segera Copot!

Dirjen Bea Cukai, Djaka Budhi Utama kembali sorotan setelah disebut bos PT Blueray Cargo John Field di persidangan.

Tayang:
Editor: Musahadah
Kolase Kompas.com dan Tribunnews
SUAP - Bos Blueray John Field (kanan) mengakui memberikan uang kepada Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi dan sejumlah pejabat lain, untuk memuluskan import.   

Ringkasan Berita:

 

SURYA.CO.ID -  Nama Dirjen Bea Cukai, Djaka Budhi Utama kembali sorotan setelah disebut bos PT Blueray Cargo John Field di persidangan.

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta,  Jumat (12/6/2026), John Field mengakui memberikan uang kepada Dirjen Bea Cukai dan sejumlah pejabat lain. 

Hal ini berawal saat jaksa mengungkap aliran dana Rp 21 miliar yang diberikan John kepada Djaka Budhi Utama.

John membenarkan ada kode BC1 untuk Djaka Budhi, BC2 untuk Rizal selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) periode 2024 sampai Januari 2026, dan BC3 untuk Sisprian Subiaksono selaku Kasubdit Intel P2 DJBC.

"Pemberian di bulan Juli 2025 ini akumulasinya Rp 8,2 M. BC1 Dirjen Bea Cukai Jaka Budi Utama Rp 3 M, BC2 Bang Rizal itu Rp 2 M, BC3 Sis itu Rp 1 M. Betul?" tanya Jaksa di ruang sidang, Jumat.

Baca juga: Akhirnya Dirjen Bea Cukai Tanggapi Isu Terima 213.000 SGD dari Blueray, Minta Ikuti Proses Hukum

"Betul," jawab John.

Jaksa melanjutkan pada Agustus 2025, akumulasinya Rp 8.950.000.000 dalam bentuk dollar Singapura atau SGD.

"Betul," kata John menanggapi rincian yang dibacakan Jaksa.

Untuk di September 2025 akumulasinya sama dengan rincian yang sama, seterusnya juga sama untuk Oktober, November, Desember, dan Januari 2026.

Jaksa menyebut, setiap amplop untuk Djaka berisi uang Rp 3 miliar sehingga total dalam tujuh kali pemberian menjadi Rp 21 miliar.

John merasa yakin uang yang dia berikan telah sampai kepada pihak yang disebut Orlando Hamonangan alias Pak Ocoy selaku Kasi Intel Ditjen Bea Cukai, sesuai dengan kode-kode tersebut.

"Pak John memahami uang itu sampai kepada kode-kode itu sesuai dengan apa yang dibilang oleh Pak Ocoy?" tanya jaksa.

"Iya," jawab John.

Dituntut Segera Dicopot

Tuntutan pencopotan itu diungkapkan HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, pengusaha rokok sekaligus Owner Bandar Rokok Nusantara Global Grup (Barong Grup). 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved