Love Scamming di Jateng
Alasan Eks Artis Fabiola Elizabeth Terlibat Love Scamming Internasional, Sebulan Raup Rp 30 Juta
Terungkap alasan artis sekaligus mantan istri Boyband Smash, Reza terlibat dalam kasus Love Scamming di Jawa Tengah.
Ringkasan Berita:
- Terungkap alasan artis sekaligus mantan istri Boyband Smash, Reza terlibat dalam kasus Love Scamming di Jawa Tengah.
- Keikutsertaan Fabiola dalam kejahatan internasional itu dipicu faktor ekonomi.
- Untuk pekerjaannya ini Fabiola meraup Rp 7 juta hingga RP 30 juta dalam sebulan.
SURYA.CO.ID - Terungkap alasan artis sekaligus mantan istri Boyband Smash, Reza terlibat dalam kasus Love Scamming di Jawa Tengah.
Love scamming adalah modus penipuan berkedok asmara atau cinta palsu yang dilakukan secara online, di mana pelaku memanipulasi perasaan korban untuk mendapatkan keuntungan finansial atau data pribadi.
Kasus Love Scamming yang melibatkan Fabiola Elizabeth sudah berskala internasional karena sebagian korban warga negara Amerika.
Bahkan untuk menangani hal ini, Polda Jateng harus bekerjasama dengan Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat Bareskrim dan Hubinter.
Keikutsertaan Fabiola dalam kejahatan internasional itu dipicu faktor ekonomi.
Baca juga: Rekam Jejak Fabiola Elizabeth dari Eks Istri Boyband Jadi Tersangka Love Scamming Internasional
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto mengatakan, Fabiola telah bergabung dengan PT Digi Global Konsultan di Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, sejak Januari 2026.
Ia masuk sindikat tersebut setelah menemukan informasi lowongan kerja yang beredar di media sosial.
"Yang bersangkutan melamar menjadi karyawan karena ada lowongan pekerjaan di Facebook, TikTok, atau media sosial secara umum," kata Artanto.
Untuk pekerjaan ini, Fabiola menerima bayaran antara Rp 7 juta hingga Rp 30 juta per bulan dari pekerjaannya itu.
Artanto mengatakan, Fabiola memperoleh penghasilan dalam bentuk dollar AS yang nilainya bervariasi sesuai hasil yang diperoleh jaringan dari para korban.
"Gajinya antara Rp 7 juta sampai Rp 30 juta jika dikurskan ke rupiah. Gaji itu dalam bentuk dollar dan variatif, tergantung hasil yang didapat dari korban," sebut Kombes Artanto, dikutip dari TribunJateng, Kamis (4/6/2026).
Fabiola Berperan Sebagai Model
Direktur Reserse Siber Polda Jateng Kombes Pol Himawan Sutanto Saragih mengatakan, di kasus ini Fabiola berperan sebagai model yang menyediakan foto-foto persuatif.
Dijelaskan, dalam operasionalnya, para pelaku menggunakan modus pig butchering dengan membangun hubungan emosional secara intensif terhadap calon korban melalui aplikasi kencan daring, seperti Tinder, Puf, dan Boo, maupun media sosial Facebook.
Setelah mendapatkan respons dari calon korban, komunikasi dipindahkan ke aplikasi percakapan pribadi.
Fabiola Elizabeth
Fabiola Elizabeth Tersangka Love Scamming
love scamming
Love Scamming di Jateng
Polda Jateng
Multiangle
Meaningful
SURYA.co.id
| Sosok Remaja Surabaya yang Tewas Dikeroyok Temannya Gara-gara Sandal Ternyata Tak Punya Orang Tua |
|
|---|
| Siasat Silmy Karim Kaburkan Uang Hasil Pemerasan WNA, Tiap Jumat Dapat Jatah Rp 100 Juta |
|
|---|
| Buntut Sony Sonjaya Jadi Tersangka Korupsi MBG, Siap Bongkar Tokoh Eksekutif dan Legislatif Terlibat |
|
|---|
| Sosok Anak Buah Silmy Karim yang Beli Rumah Pakai Kepingan Emas Hasil Meras, Sertifikatnya Disita |
|
|---|
| Penyebab Remaja Surabaya Tewas Dikeroyok, Sempat Digeletakkan Sebelum Dibawa ke RS, 5 Hari Koma |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Apa-Itu-Love-Scamming-Cara-Menghindarinya-Modus-Penipuan-yang-Melibatkan-Fabiola-Elizabeth.jpg)