Simpanan hingga Rp 2 Miliar Tetap Aman, LPS Tegaskan Perlindungan Nasabah Terjaga
LPS mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan hingga 30 September 2026. Sebanyak 99,94 persen rekening bank umum tetap dijamin.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Wiwit Purwanto
Ringkasan Berita:
- LPS mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan hingga 30 September 2026, yakni 3,50 persen untuk bank umum, 6,00 persen untuk BPR, dan 2,00 persen untuk simpanan valas.
- Keputusan diambil karena kondisi perbankan dinilai masih kuat dengan pertumbuhan DPK 11,39 persen dan kredit 9,98 persen per April 2026.
- Sebanyak 99,94 persen rekening bank umum dan 99,98 persen rekening BPR/BPRS dengan simpanan hingga Rp 2 miliar masih dijamin penuh oleh LPS.
SURYA.CO.ID SURABAYA – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk periode 1 Juni hingga 30 September 2026.
Keputusan tersebut diambil di tengah kondisi perbankan yang dinilai masih kuat, likuiditas yang memadai, serta pertumbuhan dana masyarakat dan kredit yang tetap positif.
Kebijakan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa stabilitas sektor perbankan nasional masih terjaga, sehingga tingkat bunga penjaminan yang berlaku saat ini dinilai masih relevan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan.
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan
Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, mengatakan tingkat bunga penjaminan tidak mengalami perubahan untuk periode evaluasi berikutnya.
Baca juga: LPS Gandeng Rumah Literasi Bekali Pelaku UMKM Surabaya Pengelolaan Keuangan
LPS menetapkan Tingkat Bunga Penjaminan sebesar 3,50 persen untuk simpanan rupiah di bank umum, 6,00 persen untuk simpanan rupiah di Bank Perekonomian Rakyat (BPR), dan 2,00 persen untuk simpanan valuta asing di bank umum.
TBP tersebut berlaku mulai 1 Juni hingga 30 September 2026.
"Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan perkembangan Suku Bunga Pasar (SBP) simpanan Rupiah dan valuta asing yang masih menunjukkan kenaikan terbatas," kata Anggito Abimanyu, Minggu (31/5/2026).
Selain perkembangan suku bunga pasar, keputusan tersebut juga mempertimbangkan kuatnya penghimpunan dana masyarakat, kondisi likuiditas perbankan yang memadai, serta persaingan antarbank yang masih sehat.
Menurut Anggito, tingkat cakupan penjaminan simpanan juga tetap berada jauh di atas mandat undang-undang, yakni melampaui 90 persen dari total rekening nasabah bank.
"Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi tersebut, TBP yang berlaku saat ini dinilai masih memadai untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan memperkuat stabilitas perbankan. LPS akan terus melakukan evaluasi terhadap TBP secara berkala untuk menjaga kesesuaiannya dengan perkembangan kondisi perekonomian, perbankan, dan pasar keuangan ke depan," jelas Anggito.
Baca juga: LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan: Sinyal Positif Stabilitas Perbankan Nasional
Dana Masyarakat dan Kredit Terus Tumbuh
Dari sisi intermediasi, industri perbankan nasional masih menunjukkan kinerja yang solid. Hingga April 2026, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat tumbuh 11,39 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Pada periode yang sama, penyaluran kredit juga meningkat 9,98 persen dibandingkan April tahun sebelumnya.
Pertumbuhan DPK dalam rupiah bahkan tercatat lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan simpanan dalam valuta asing. Kondisi tersebut menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sektor perbankan masih kuat.
LPS juga mencatat permodalan, profitabilitas, dan likuiditas perbankan nasional tetap berada dalam kondisi sehat sehingga mampu menjadi bantalan menghadapi berbagai risiko ekonomi.
LPS
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
Anggito Abimanyu
perkembangan suku bunga pasar
Tingkat Bunga Penjaminan (TBP)
surabaya.tribunnews.com
Meaningful
| Selain Francisco Rivera, Berikut 4 Pemain Persebaya Surabaya yang Bertahan Hingga Musim Depan |
|
|---|
| Berbagi Daging Kurban, Perindo Sekaligus Dorong UMKM Tumbuh dan Naik Kelas |
|
|---|
| Link Live Streaming Moto3, Moto2, MotoGP Italia Minggu: Duel Sengit, Veda Start Posisi 13 |
|
|---|
| Baru Pulkam Dari Merantau. Kakak Beradik Asal Jember Hilang Terseret Ombak Pantai Payangan |
|
|---|
| Bukan Brasil atau Jerman, Pelatih Madura United Jagokan Tiga Negara Ini Juara Piala Dunia 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/anggito-abimanyu-LPS.jpg)