Senin, 8 Juni 2026

Berita Viral

Sosok Wakil Kepala BPIP yang Bantah Isu Diskriminasi Soal Pencoretan Calon Paskibraka Cathlyn Yvaine

Wakil Kepala BPIP Rima Agristina buka suara soal polemik seleksi Paskibraka Sulsel. BPIP pastikan tak ada diskriminasi dalam proses seleksi.

Tayang:
instagram BPIP RI
BANTAH - Foto Wakil Kepala BPIP Rima Agristina yang diambil dari instagram BPIP RI. Rima tegas membantah adanya isu diskriminasi terkait pencoretan calon Paskibraka Nasional Cathlyn Yvaine Lesmana. 

Ringkasan Berita:
  • Rima Agristina menegaskan seleksi Paskibraka Sulsel dipantau langsung oleh BPIP.
  • BPIP membantah adanya dugaan diskriminasi etnis terhadap siswi berinisial CYL.
  • Tim khusus diterjunkan untuk mengecek proses seleksi sesuai aturan yang berlaku.
  • Polemik mencuat setelah perubahan daftar utusan putri Sulsel viral di media sosial.

 

SURYA.co.id – Inilah sosok Wakil Kepala BPIP Rima Agristina yang bantah isu diskriminasi terkait pencoretan calon Paskibraka nasional, Cathlyn Yvaine Lesmana.

Nama Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rima Agristina, menjadi perhatian publik setelah lembaganya menanggapi polemik seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional asal Sulawesi Selatan.

Polemik tersebut mencuat usai media sosial ramai membahas dugaan pencoretan dan isu diskriminasi etnis terhadap seorang siswi asal Kota Makassar berinisial CYL.

Siswi tersebut sebelumnya disebut masuk dalam tiga besar calon utusan putri Sulawesi Selatan untuk Paskibraka nasional.

Menanggapi isu yang berkembang, Rima Agristina memastikan proses seleksi dilakukan secara objektif dan berada dalam pengawasan BPIP.

"Tadi berdasarkan pertanyaan tadi bahwa ada diskriminasi, kami pastikan bahwa setiap proses itu juga dimonitor oleh BPIP. Jadi tidak ada tindakan diskriminasi tersebut," ucap Rima di Kantor BPIP, Jakarta, Jumat (29/5/2026), dikutip SURYA.co.id dari Tribunnews.

BPIP Tak Tinggal Diam

DICORET - (kanan) Siswi SMAS Cerdas Bangsa Makassar, Cathlyn Yvaine Lesmana, yang dicoret sebagai calon Paskibraka tingkat nasional di Istana. (kiri) Kesbangpol Sulsel Bustanul Arifin. Bustanul memberikan klarifikasi terkait penyebab dicoretnya Cathlyn.
DICORET - (kanan) Siswi SMAS Cerdas Bangsa Makassar, Cathlyn Yvaine Lesmana, yang dicoret sebagai calon Paskibraka tingkat nasional di Istana. (kiri) Kesbangpol Sulsel Bustanul Arifin. Bustanul memberikan klarifikasi terkait penyebab dicoretnya Cathlyn. (kolase Tribun Timur)

Sebagai Wakil Kepala BPIP, Rima Agristina dikenal aktif mengawal berbagai program pembinaan ideologi Pancasila, termasuk pengawasan seleksi Paskibraka tingkat nasional.

Dalam keterangannya, Rima menegaskan BPIP tidak tinggal diam menghadapi polemik yang berkembang di Sulawesi Selatan. Ia mengungkapkan bahwa tim khusus telah diterjunkan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan.

"Kami langsung menerjunkan tim untuk melihat apakah isu tersebut berkembang sesuai apa yang disampaikan, ya, dan kami mengecek memastikan bahwa penanganannya itu sesuai dengan peraturan yang ada," lanjutnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada pelanggaran prosedur maupun praktik diskriminasi dalam proses seleksi calon pengibar bendera pusaka.

Baca juga: Rezeki Nomplok Cathlyn Yvaine Usai Dicoret Jadi Paskibraka Nasional, Dapat Beasiswa S1 dari INTI

BPIP Kumpulkan Data dari Pemerintah Daerah

Selain melakukan pengecekan langsung di lapangan, BPIP juga mengumpulkan informasi dari pemerintah daerah dan panitia seleksi tingkat provinsi.

Rima Agristina menyebut pihaknya telah menerima laporan resmi terkait proses seleksi yang berlangsung di Sulawesi Selatan.

"Kita sudah melihat sudah ada pernyataan dari pemerintah daerah setempat, ya," ucap dia.

BPIP memastikan seluruh laporan dan klarifikasi akan menjadi bahan evaluasi untuk menjaga transparansi proses seleksi Paskibraka nasional.

Polemik CYL dan Dugaan Sentimen Etnis

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved