Senin, 8 Juni 2026

Idul Adha 2026

Reaksi DPR Soal 1.098 Ekor Sapi Kurban Prabowo Dibeli dari APBN, Singgung Presiden Sebelumnya

Polemik sapi kurban Presiden Prabowo dari APBN memicu pro-kontra. DPR menyebut wajar, sementara kritik soal etika terus bermunculan.

Tayang:
Surya.co.id
SAPI PRABOWO - Sapi kurban Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Jombang yang dibeli dari peternak asal Dusun Balongkebek, Desa Gempollegundi, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Selasa (26/5/2026). Polemik 1.098 Ekor Sapi Kurban Prabowo Dibeli dari APBN menuai reaksi dari DPR. Sebut ini hal yang wajar. 

Ringkasan Berita:
  • DPR menyebut penggunaan APBN untuk kurban Presiden sudah lazim dilakukan sejak era presiden sebelumnya.
  • Pemerintah mengungkap pembelian 1.098 sapi kurban menghabiskan anggaran sekitar Rp100 miliar.
  • Sapi kurban disebut berasal dari peternak lokal dan memiliki sertifikat kesehatan hewan.
  • Kritik muncul dari PDIP yang menilai kurban merupakan ibadah personal sehingga tak layak memakai dana publik.

 

SURYA.co.id – Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pengadaan sapi kurban Presiden RI Prabowo Subianto memicu polemik publik menjelang Iduladha 2026.

Di tengah kritik soal penggunaan dana negara untuk ibadah kurban, Komisi XIII DPR RI justru menilai langkah tersebut sebagai praktik yang lazim dalam tradisi kenegaraan Indonesia.

Sorotan publik muncul setelah terungkap bahwa sebanyak 1.098 ekor sapi kurban Presiden dibeli menggunakan dana bantuan presiden yang bersumber dari APBN.

Nilai anggaran yang digelontorkan disebut mencapai lebih dari Rp100 miliar.

Di sisi lain, pemerintah menegaskan sapi yang dibagikan berasal dari peternak lokal dan telah memenuhi standar kesehatan hewan.

Polemik kemudian berkembang tidak hanya soal anggaran, tetapi juga menyentuh aspek etika penggunaan dana publik hingga tafsir syariat kurban.

DPR: Bantuan Kurban Presiden Sudah Lama Dilakukan

SAPI KURBAN PRESIDEN - Sapi kurban jenis limosin dengan bobot mencapai 1,2 ton dari Presiden RI, Prabowo Subianto untuk Kabupaten Pasuruan pada Hari Raya Idul Adha 1447 H, tiba di lokasi pondok pesantren di Kecamatan Rejoso, Selasa (26/5/2026) . Kondisi sapi dinyatakan sehat
SAPI KURBAN PRESIDEN - Sapi kurban jenis limosin dengan bobot mencapai 1,2 ton dari Presiden RI, Prabowo Subianto untuk Kabupaten Pasuruan pada Hari Raya Idul Adha 1447 H, tiba di lokasi pondok pesantren di Kecamatan Rejoso, Selasa (26/5/2026) . Kondisi sapi dinyatakan sehat (Surya.co.id)

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai penggunaan APBN untuk bantuan kurban Presiden bukan hal baru dalam pemerintahan Indonesia.

"Ini hal yang biasa dalam persoalan kenegaraan. Presiden sebagai kepala negara memang memiliki anggaran yang diperuntukkan membantu masyarakat," kata Sugiat saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (27/5/2026), dikutip SURYA.co.id dari Tribunnews.

Politikus Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan bantuan presiden kepada masyarakat selama ini tidak hanya berupa hewan kurban, tetapi juga menyasar sektor pendidikan, kesehatan, hingga fasilitas publik.

"Bukan hanya kurban. Bantuan presiden juga banyak untuk pendidikan, kesehatan, sampai fasilitas publik. Jadi jangan melihat ini seolah sesuatu yang baru," ucapnya.

Baca juga: Imbas 1.098 Ekor Sapi Kurban Prabowo Dibeli dari APBN, Dikritik Kader PDIP hingga Purbaya Bereaksi

Menurut Sugiat, program kurban Presiden sebaiknya dilihat dari sisi manfaat sosial yang diterima masyarakat saat momentum Iduladha.

"Dan kami berharap hal ini dilihat dari nilai kebermanfaatan kepada masyarakat. Dengan adanya hewan kurban ini, ada ribuan masyarakat yang terbantu khususnya di momen Iduladha ini," ujarnya.

Ia juga membantah anggapan bahwa penggunaan APBN untuk sapi kurban baru dilakukan pada era pemerintahan Prabowo.

"Penggunaan APBN untuk bantuan kurban presiden ini sudah dilakukan secara terus-menerus, bukan hanya di masa Presiden Prabowo. Presiden-presiden sebelumnya juga melakukan hal yang sama," tandasnya.

Pemerintah Ungkap Sumber Dana dan Jenis Sapi Premium

GEMUK - Kondisi sapi kurban milik Preseden Prabowo Subianto di Desa Sukosari Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (23/5/2026) Sapi tersebut seberat 1,1 ton.
GEMUK - Kondisi sapi kurban milik Preseden Prabowo Subianto di Desa Sukosari Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (23/5/2026) Sapi tersebut seberat 1,1 ton. (Surya.co.id/Imam Nahwawi)
Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved