Sabtu, 6 Juni 2026

Perang Iran Israel

Kapal Induk Termahal AS USS Gerald R Ford Dipulangkan dari Timur Tengah Akibat Masalah Teknis

Kapal induk termahal AS, USS Gerald R Ford, dipulangkan dari Timur Tengah setelah hampir 11 bulan bertugas akibat sejumlah masalah teknis

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Pipit Maulidya

Ringkasan Berita:
  • USS Gerald R Ford merupakan kapal perang termahal di dunia dengan biaya pembangunan US$13,3 miliar.
  • Kapal mengalami gangguan teknis serius, termasuk kebakaran dan kerusakan sistem toilet vakum.
  • AS tetap menyiagakan kapal induk lain di kawasan Teluk.

 

SURYA.CO.ID - Kapal induk termahal di dunia milik Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Gerald R Ford, dilaporkan telah meninggalkan kawasan Timur Tengah untuk kembali ke pangkalan asalnya.

Pemulangan ini dilakukan setelah kapal raksasa tersebut bertugas selama hampir 11 bulan di tengah ketegangan konflik dengan Iran.

Meski menyandang status sebagai alutsista dengan biaya pembangunan mencapai US$13,3 miliar (sekitar Rp200 triliun lebih).

?asa tugas USS Gerald R Ford tidak sepenuhnya berjalan mulus.

Kapal ini dilaporkan mengalami serangkaian kendala teknis yang cukup serius selama beroperasi di kawasan panas tersebut.

Gangguan Teknis

Selama menjalani misi panjangnya, USS Gerald R Ford mengalami beberapa gangguan yang menghambat kenyamanan dan operasional kru.

Masalah teknis yang menjadi sorotan utama adalah terjadinya insiden kebakaran di dalam salah satu bagian kapal.

Selain kebakaran, kapal induk termahal ini juga mengalami masalah pada sistem toilet vakum.

Gangguan pada sistem sanitasi ini dilaporkan terjadi secara berulang, yang tentu menjadi kendala besar bagi ribuan personel yang harus tinggal di dalam kapal selama berbulan-bulan di laut lepas.

Kerusakan pada sistem pembuangan di kapal sekelas USS Gerald R Ford sering kali memerlukan biaya perawatan yang sangat tinggi, yang menambah deretan panjang tantangan operasional bagi kapal induk generasi terbaru ini.

Tetap Siagakan Kapal Induk Lain di Kawasan Teluk

Meskipun USS Gerald R Ford ditarik mundur untuk menjalani perbaikan dan rotasi, militer Amerika Serikat menegaskan bahwa mereka tidak akan mengurangi kewaspadaan di Timur Tengah.

Kepulangan kapal ini tidak berarti melemahnya kekuatan militer AS dalam menghadapi potensi ancaman dari Iran.

Sebagai langkah antisipasi, militer AS tetap mengerahkan kapal induk lain untuk menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan Teluk.

Srategi ini diambil guna memastikan bahwa jalur perdagangan internasional tetap aman dan kehadiran militer AS tetap terasa di wilayah tersebut.

Baca juga: Strategi Baru Iran untuk Tekan AS dan Negara Barat, Diklaim Bisa Tundukkan Google hingga Microsoft

Evaluasi Pasca Penugasan 11 Bulan

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved