Berita Viral
Rekam Jejak Hendropriyono, Eks Kepala BIN yang Bantah Kabar Seskab Teddy Ditampar Panglima Kopassus
AM Hendropriyono, Mantan Kepala BIN membantah kabar liar yang menyebut Seskab Teddy Indra Wijaya ditampar jenderal Kopassus.
Ringkasan Berita:
- AM Hendropriyono, Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) membantah kabar liar yang menyebut Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya ditampar oleh Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus), Letjen TNI Djon Afriandi.
- Menurut Hendro, di lingkungan profesional yang penuh kehormatan, tidak mungkin hal itu terjadi.
- Sebelumnya, kabar ini viral di media sosial dan mendapat sorotan luas.
SURYA.CO.ID - Inilah sosok Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono, Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) yang bereaksi terkait kabar liar yang menyebut Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya ditampar oleh Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus), Letjen TNI Djon Afriandi.
Kabar ini sempat viral di medias sosial hingga memicu sorotan luas.
Hendropriyono memastikan kabar itu tidak benar alias hoax.
Tokoh intelijen dan terkemuka untuk kalangan Korps Baret Merah alias Kopassus ini menyatakan, isu kejadian penamparan tidak pernah terjadi di lingkungan kerja pemerintahan.
"Itu informasi nggak bener itu. Kita lagi zaman begini mesti ngerti dong, itu kan hoaks itu. Enggak bener, enggak pernah ada kejadian seperti itu, enggak pernah.," kata Hendropriyono dikutip dari unggahan video akun Instagram pribadinya @amhendropriyono.
Baca juga: Rekam Jejak A.M Hendropriyono yang Klaim Tahu Dalang Demo DPR Dibubarkan, Pendiri Sekolah Intelijen
Menurut mertua mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa ini, tidak mungkin tindakan itu terjadi di lingkungan yang penuh kehormatan.
"Saya kira kita semua paham ya, bahwa dalam lingkungan yang profesional dan penuh kehormatan, tidak mungkin terjadi tindakan seperti itu. Enggak bener," ungkapnya.
Sebelumnya, pihak Komando Pasukan Khusus (Kopassus) secara tegas membantah seluruh tudingan yang beredar.
Melalui keterangan resmi, Kopassus menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak memiliki dasar fakta dan dikategorikan sebagai hoaks.
"Hoaks," demikian yang tertulis di akun Penerangan Kopassus dan dikutip pada Selasa (21/4/2026).
Kopassus menyebut narasi tersebut muncul dari sumber yang tidak jelas dan tidak dapat diverifikasi.
Bahkan, informasi yang berkembang dinilai cenderung bersifat spekulatif serta tidak didukung bukti konkret mengenai peristiwa yang dituduhkan.
Kopassus turut mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terlebih jika bersumber dari media sosial.
Penyebaran kabar yang tidak akurat dinilai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman serta merusak kepercayaan publik terhadap institusi negara.
AM Hendropriyono
Sekretaris Kabinet (Seskab)
Teddy Indra Wijaya
Djon Afriandi
Panglima Kopassus
Multiangle
Meaningful
SURYA.co.id
| Kebaikan Hati Syamsiah, Guru yang Diejek Siswa karena Naik Angkot, Sumbangkan Uang dari Dedi Mulyadi |
|
|---|
| Roy Suryo Skakmat Rismon Sianipar Soal Ijazah Jokowi, Ungkap Gelagat Janggal 5 Hari Sebelum RJ |
|
|---|
| Nadia Omara Itu Siapa? Youtuber yang Ungkap Lagi Detik-detik Tragedi Rafting di Batu Tahun 2014 |
|
|---|
| Jadwal Pengumuman Hasil Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih, Catat Tanggalnya |
|
|---|
| Pria Penganiaya Ibu Single Parent 3 Anak yang Viral Mengadu ke Cak Ji Berhasil Diringkus Polda Jatim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Sosok-Hendropriyono-mantan-Kepala-BIN-yang-kini-masuk-dalam-daftar-TPN-Ganjar-Mahfud.jpg)