Berita Viral
Usulkan Realokasi Anggaran Program Sementara Imbas Perang di Iran, Inilah Sosok Prof Telisa Aulia
Ekonom UI Telisa Aulia Falianty usul realokasi anggaran program MBG untuk subsidi BBM di tengah ancaman krisis global dunia kini.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Putra Dewangga Candra Seta
Catatan Redaksi: Artikel ini sudah mengalami perubahan judul dan substansi menyesuaikan pernyataan dari narasumber sebelumnya.
Ringkasan Berita:
- Telisa Aulia Falianty mendorong realokasi anggaran pemerintah untuk memperkuat subsidi BBM
- Subsidi atau kenaikan harga BBM diminta menjadi opsi terakhir demi menjaga APBN
- Kebijakan WFH dinilai bisa menekan konsumsi BBM jika diawasi ketat
- Krisis energi global akibat penutupan Selat Hormuz mulai memicu kenaikan harga BBM di Asia Tenggara
SURYA.co.id – Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Telisa Aulia Falianty, mendorong pemerintah untuk melakukan penyesuaian anggaran guna menjaga stabilitas sektor energi nasional, khususnya terkait subsidi bahan bakar minyak (BBM)
Menurutnya, pemerintah dapat mempertimbangkan realokasi dari program-program besar yang saat ini menyerap anggaran signifikan, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), untuk sementara waktu dialihkan ke kebutuhan energi.
"Nah program prioritas yang ada, yang besar-besar, itu memang harus lebih dikaji mana yang lebih bisa direalokasi. Walaupun tidak semua, mungkin sepuluh persennya saja yang direalokasi. Artinya tidak mengganggu kepada tujuan prioritas nasional," ujarnya dikutip SURYA.co.id dari Tribunnews.
Subsidi BBM Jadi Opsi Terakhir, APBN Harus Dijaga
Telisa menegaskan bahwa langkah menaikkan subsidi BBM sebaiknya menjadi pilihan terakhir.
Pemerintah diminta terlebih dahulu mengoptimalkan berbagai opsi kebijakan lain demi menjaga kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Ia menekankan pentingnya mencari solusi kompromi agar kebijakan fiskal tetap berjalan seimbang tanpa membebani salah satu sektor secara berlebihan.
"Jadi harus ketemu win-win-nya. Soalnya kalau yang ini nggak mau ngalah, itu nggak mau ngalah, ya susah juga kan, sedangkan kita tetap harus menyelamatkan APBN kita," ucap dia.
"Harapannya ini temporer sehingga opsi menaikkan harga, sekali lagi, adalah opsi yang terakhir kalau saya lihat seperti itu sih," tandas Telisa.
Wacana WFH Dinilai Efektif, Asal Diawasi Ketat
Selain soal subsidi, Telisa juga menyoroti rencana pemerintah yang akan menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) untuk menekan konsumsi BBM.
Ia menilai kebijakan tersebut berpotensi efektif, namun harus disertai pengawasan yang ketat.
"Harus ada pengawasan (kebijakan WFH tersebut)," kata dia.
Menurutnya, tanpa pengawasan yang jelas, kebijakan WFH justru berisiko tidak mencapai tujuan.
Masyarakat bisa saja memanfaatkan waktu bekerja dari rumah untuk bepergian, sehingga konsumsi BBM tidak berkurang.
"Karena bisa jadi (karena) WFH ada possibility liburan, wisata, jalan-jalan sama aja tidak hemat BBM," ucap dia.
Tekanan Global: Penutupan Selat Hormuz Picu Kenaikan Harga BBM
Multiangle
Meaningful
berita viral
Makan Bergizi Gratis
subsidi BBM
Telisa Aulia
SURYA.co.id
Perang Iran
surabaya.tribunnews.com
| Sosok Hadar Nafis Gumay yang Laporkan KPU atas Dugaan Pemborosan Sewa Helikopter Rp 198 Juta |
|
|---|
| Alasan Roy Suryo Sebut Tak Ada yang Berhak Menahannya di Kasus Ijazah Jokowi, Beber Pasal Selundupan |
|
|---|
| Rekam Jejak Eddy Soeparno, Wakil Ketua MPR yang Puji Sikap SMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC |
|
|---|
| Tangis Sejumlah Penyanyi Dangdut Surabaya Pecah Jadi Korban Arisan Bodong, Pelaku Bawa Kabur Rp1,8 M |
|
|---|
| Rekam Jejak AKP Yohanes Bonar, Kasat Resnarkoba Polres Kukar yang Ditangkap karena Narkoba |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Usulkan-Program-MBG-Dihentikan-Sementara-Imbas-Perang-di-Iran-Inilah-Sosok-Prof-Telisa-Aulia.jpg)