Rabu, 20 Mei 2026

Mudik Lebaran 2026

Puncak Mudik Diprediksi 17 Maret 2026, DPRD Jatim Ingatkan Keselamatan Pemudik

Puncak mudik Lebaran 2026 diprediksi 17 Maret, DPRD Jatim imbau pemudik utamakan keselamatan.

Tayang:
istimewa
PERSIAPAN ANGKUTAN MUDIK — Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya menggelar kegiatan ramp check terhadap sejumlah angkutan umum di Terminal menjelang arus mudik. Diprediksi, puncak arus mudik terjadi pada Selasa (17/3/2026). Dokumentasi Dishub Surabaya  

Ringkasan Berita:
  • Puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 17 Maret.
  • DPRD Jatim mengimbau pemudik berhati-hati dan patuhi aturan lalu lintas.
  • Dishub Surabaya lakukan ramp check bus demi keselamatan penumpang.

 

SURYA.co.id, SURABAYA — Puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 17 Maret 2026.  Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan saat melakukan perjalanan, sekaligus menjaga keamanan lingkungan bagi warga yang tidak mudik.

Anggota DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, mengatakan pemerintah pusat dan daerah telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat pada masa mudik tahun ini.

Menurut Anggota Komisi E DPRD Jatim tersebut, koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah sudah dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur serta pelayanan kepada masyarakat. 

"Kami melihat pemerintah pusat bersama pemerintah daerah sudah melakukan rapat-rapat koordinasi beberapa hari lalu. Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan dan kementerian terkait juga berkoordinasi dengan pemerintah provinsi,” kata Cahyo dikonfirmasi di Surabaya, Minggu (15/3/2026).

Ia berharap seluruh persiapan dapat berjalan maksimal, terutama terkait kondisi infrastruktur jalan yang akan dilalui pemudik. “Kami dari DPRD Jawa Timur berharap semuanya dipersiapkan dengan baik," ujar Politisi Gerindra ini. 

Baca juga: Mudik Lebaran 2026: Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Siapkan Fasilitas Ekstra

"Baik Infrastruktur harus benar-benar siap, khususnya jalan-jalan utama yang dilalui pemudik. Kami berharap kondisinya prima agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa,” ujar Cahyo.

Selain kesiapan infrastruktur, Cahyo juga menilai penting adanya strategi penguraian kepadatan lalu lintas di sejumlah titik yang berpotensi menjadi simpul kemacetan. 

Pemerintah Atur Periode Liburan 

Menurutnya, pemerintah telah mengatur periode libur Lebaran cukup panjang sehingga diharapkan dapat mengurangi penumpukan kendaraan pada satu waktu.

"Apalagi pemerintah sudah mendistribusikan hari libur cukup panjang, sehingga diharapkan tidak terjadi penumpukan di beberapa titik atau simpul jalan nasional maupun jalan provinsi,” jelasnya.

Di sisi lain, Cahyo juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik untuk tetap berhati-hati selama berkendara serta mematuhi aturan lalu lintas. Ia juga mengingatkan warga yang tidak mudik agar tetap menjaga keamanan lingkungan selama periode libur Lebaran.

Baca juga: Jelang Lebaran, Pemkab Sidoarjo Siaga 1 Amankan Arus Mudik dan Permukiman

“Bagi masyarakat yang tidak mudik, kami harap tetap menjaga lingkungan masing-masing. Waspadai potensi tindak kriminal maupun kejadian darurat, sehingga suasana Lebaran tetap aman dan kondusif,” katanya.

Di sisi lain, Dinas Perhubungan (Dishub) menjelang arus mudik Lebaran 2026 mmeningkatkan pengawasan terhadap kelayakan kendaraan angkutan umum.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman selama periode angkutan Lebaran.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan bahwa berdasarkan prediksi Kementerian Perhubungan, periode angkutan Lebaran tahun ini diperkirakan berlangsung mulai 17 hingga 27 Maret 2026.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved