Selasa, 21 April 2026

Berita Viral

Duduk Perkara Abu Janda yang Debat Pakar Hukum dan Dubes Indonesia Berujung Diusir dari Program TV

Inilah duduk perkara Abu Janda diusir dari program Rakyat Bersuara iNews TV, Selasa (10/3/2026), yang dipandu presenter Aiman Wicaksono.

Editor: Arum Puspita
Istimewa/Youtube
DUDUK PERKARA - (kiri) Pakar Hukum, Feri Amsari. (kanan) Pegiat media sosial Abu Janda saat hadir sebagai narasumber program Rakyat Bersuara iNews TV, Selasa (10/3/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Diskusi Rakyat Bersuara di iNews TV (10/3/2026) viral setelah Aiman Witjaksono mengusir Abu Janda
  • Debat panas terjadi antara Abu Janda, Prof. Ikrar Nusa Bhakti, dan Feri Amsari soal peran AS dan Palestina bagi kemerdekaan RI.
  • Situasi memuncak saat Abu Janda membantah jasa Palestina terhadap Indonesia. 
  • Perkataan kasar Abu Janda mendapat kecaman dari Feri Amsari. Menurut Feri, sikap tersebut merusak etika ruang publik dan menyebarkan kebohongan.

 

SURYA.CO.ID - Diskusi publik dalam program Rakyat Bersuara di iNews TV tayang Selasa (10/3/2026), viral.

Pegiat media sosial, Permadi Arya alias Abu Janda, diminta meninggalkan ruangan oleh presenter Aiman Witjaksono setelah terlibat adu argumen sengit hingga membuat situasi tak kondusif.

Perdebatan tersebut melibatkan Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari; dan mantan Duta Besar RI untuk Tunisia, Prof. Ikrar Nusa Bhakti, terkait konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran. 

Perspektif Abu Janda

Dalam diskusi tersebut, Abu Janda menyoroti besarnya kontribusi Amerika Serikat dalam menekan Belanda agar mengakui kemerdekaan Indonesia pada 1949. 

"Tahun 1949 Belanda mudik karena ditekan Amerika. Amerika mengancam akan menghentikan bantuan jika Belanda tetap menjajah Indonesia," ujar Abu Janda.

Ia juga menambahkan bahwa AS berperan besar dalam membawa Belanda ke Konferensi Meja Bundar (KMB) dan mengeluarkan resolusi di PBB.

Baca juga: Rekam Jejak Abu Janda yang Debat Pakar Hukum dan Dubes Indonesia Berujung Diusir dari Program TV

DIUSIR - Abu Janda saat hadir sebagai narasumber program Rakyat Bersuara iNews TV, Selasa (10/3/2026)
DIUSIR - Abu Janda saat hadir sebagai narasumber program Rakyat Bersuara iNews TV, Selasa (10/3/2026) (Tayangan iNews TV)

Sanggahan Eks Dubes Indonesia

Menanggapi hal tersebut, Prof. Ikrar Nusa Bhakti memberikan catatan kritis.

Menurutnya, dukungan AS saat itu bersifat transaksional dan didasari ketakutan geopolitik agar Indonesia tidak jatuh ke pengaruh komunis.

"Amerika turun tangan pada 1948–1949 karena ketakutan Indonesia jatuh ke tangan komunis," jelas Ikrar merujuk pada buku Revolution and Nationalism in Indonesia karya George McTurnan Kahin.

Ia juga mengingatkan sejarah keterlibatan AS dalam menyokong pemberontakan PRRI dan Permesta di masa awal kemerdekaan.

Ketegangan mulai memuncak saat Abu Janda memotong penjelasan Prof. Ikrar dengan nada tinggi, hingga terlontar kata-kata yang dinilai kurang patut dalam forum diskusi formal.

Debat Soal Jasa Palestina

Situasi semakin memanas saat Feri Amsari membahas urgensi hubungan Indonesia-Palestina.

Feri menyebutkan bahwa Indonesia memiliki utang sejarah besar terhadap bangsa Palestina, merujuk pada dukungan diplomatik dan bantuan finansial dari saudagar Palestina, Muhammad Ali Taher, di masa perjuangan.

Abu Janda menyanggah pernyataan tersebut dan menyebut informasi mengenai jasa Palestina sebagai hoaks.

Suasana Memanas

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved