Senin, 27 April 2026

SURYA Kampus

Sosok Agus Sufyan, Anak Satpam yang Berhasil Kuliah S2 dan S3 di Australia Berkat Beasiswa LPDP

Anak seorang satpam, Agus menunjukkan kemandirian berburu beasiswa sejak semester 2 kuliah S1 dan bekerja serabutan demi mencukupi kebutuhannya

Editor: Arum Puspita
Instagram
BEASISWA - Agus Sufyan, anak satpam yang berhasil menjadi penerima beasiswa LPDP di University of Queensland, Australia 

Ringkasan Berita:
  • Sebagai anak seorang satpam, Agus menunjukkan kemandirian luar biasa dengan berburu beasiswa sejak semester 2 kuliah S1 dan bekerja serabutan demi mencukupi kebutuhan tanpa membebani orang tuanya.
  • Agus menekankan pentingnya memiliki Letter of Acceptance (LoA) sebelum mendaftar beasiswa untuk memperkuat posisi di mata penguji. 
  • Setelah lulus S2 dari University of Queensland, Australia, Agus membuktikan janji integritasnya dengan kembali ke Indonesia untuk menjadi dosen di UIN Jakarta.

 

SURYA.CO.ID - Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi merupakan impian banyak orang, tak terkecuali bagi Agus Sufyan.

Anak seorang petugas keamanan (satpam) di sebuah kampus di Tangerang Selatan ini berhasil membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih prestasi internasional.

Perjalanan hidupnya membawa Agus melintasi benua, dari Jakarta hingga ke koridor akademik University of Queensland (UQ), Australia.

Setelah meraih gelar Master (S2) melalui beasiswa LPDP, kini ia kembali ke kampus yang sama untuk menempuh jenjang Doktoral (S3) dengan dukungan beasiswa BIB-LPDP.

Kemandirian di Tengah Keterbatasan Finansial

Hidup dalam keterbatasan memaksa Agus untuk mandiri sejak dini.

Selama menempuh studi S1, ia aktif berburu beasiswa untuk meringankan beban orang tua. 

Perjuangannya membuahkan hasil pada semester 2. Ia berhasil mendapatkan bantuan dana pendidikan penuh.

"Jadi, waktu baru masuk S1 pertama kali saya ingat bapak saya bayar uang UKT kalau sekarang bahasanya ya,” kenangnya, dikutip SURYA.CO.ID dari laman LPDP.

Baca juga: Sosok Rafiq, Kuliah di Universitas Unggulan Jepang Berkat Beasiswa Ajinomoto

Selain mengandalkan beasiswa, Agus juga bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pengalaman ini membentuk ketahanan mentalnya sebelum akhirnya terjun ke dunia profesional.

Titik Balik Menuju Australia

Langkah Agus menuju kancah internasional bermula di akhir masa studi S1 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ia terpilih dalam program "Pembibitan Dosen" yang diinisiasi oleh Rektor saat itu, Prof. Komaruddin Hidayat.

Program selektif ini hanya diikuti oleh 24 orang terbaik dari berbagai fakultas.

Menariknya, meski merupakan mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, Agus mengaku baru mengenal sistem tes IELTS melalui program tersebut.

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved