Selasa, 5 Mei 2026

Pembunuhan Mahasiswi di Pasuruan

Tabiat Bripka SA Terduga Pembunuh Mahasiswi UMM Faradila Dibongkar Orang Dekat: Arogan, 3 Kali Duda

Tabiat Bripka SA, anggota Provost Polsek Krucil, Probolinggo yang diduga membunuh mahasiswi UMM terungkap.

Tayang:
Penulis: Ahsan Faradisi | Editor: Musahadah
Surya.co.id/Ahsan Faradisi
TEGA - Bripka SA. oknum polisi yang diduga membunuh mahasiswi UMM, Faradila Amalia ternyata pernah menduda 3 kali. 

Ringkasan Berita:
  • Bripka SA, terduga pembunuh mahasiswi UMM yang tak lain adik iparnya, Faradila, ternyata pernah menduda 3 kali. 
  • Tabiatnya diungkap orang-orang terdekat korban dan pelaku. 
  • Di kalangan kepolisian dia dikenal sebagai polisi yang arogan.  

 

SURYA.CO.ID - Terungkap watak atau tabiat Bripka SA, anggota Provost Polsek Krucil, Probolinggo yang diduga membunuh mahasiswi Universitas Muhamadiyah Malang (UMM) Faradila Amalia Najwa alias FAN (21) yang tak lain adik iparnya. 

Hingga berita diunggah Bripka SA belum ditetapkan sebagai tersangka namun sudah dibawa ke Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan intensif. 

Setelah kasus ini terungkap, sejumlah rekan dan orang dekat korban mengungkap sosok dam kelakuan Bripka SA yang selama ini berdinas di Polsek Krucil.  

Ternyata, sebelum menikah dengan Husnawiyah, kakak kandung korban Faradila, Bripka AS sudah bercerai tiga kali. 

Bripka SA menikah dengan anak pengusaha Ramlan asal Desa Tiris, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur itu sekira empat tahun silam. 

Baca juga: 4 Kejanggalan Tewasnya Mahasiswi UMM Faradila di Pasuruan, Siasat Licik Bripka SA Kakak Ipar Terkuak

"Pelaku (Bripka AS) nikah dengan kakak korban ini pas jadi duda 3 kali. Menikah dengan Husna pas posisi Husna masih perawan," kata Felani (32) sopir pribadi keluarga FAN, Kamis (18/12/2025).

"Setahu saya, sebelum dipindah ke Polsek Krucil, dia (Bripka AS) ini tugas di Polsek Tiris. Tidak tahu karena masalah apa, makanya pas dipindah," imbuhnya.

Perbuatan Bripka AS, menurut Felani, sudah di luar akal dan tidak memiliki rasa syukur.

Hal ini beralasan karena oleh mertuanya, Bripka SA sudah diberikan berbagai fasilitas.

"Abah (Mertua Bripka AS) kalau di desa memang dikenal sultan. Karena banyak usahanya seperti dagang sembako, material bangunan, travel dan truk hingga jual beli tanah," tutur Felani.

Sementara kerabat korban, Agus Subiyanto menyebut setelah menikah dengan istrinya atau kakak kandung korban, Bripka AS dikaruniai 1 orang anak dan istrinya kini sedang hamil.

"Kalau tidak salah itu menikah sudah hampir 4 tahun. Kalau Bripka AS ini orang Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, yang informasinya orang tuanya jual gorengan," ujar Agus.

Sedangkan di kalangan kepolisian, Bripka AS ini memang memiliki tabiat arogan.

Terlebih lagi dia adalah mantan anggota Brimob.

Sumber: Surya
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved