Berita Viral

Usai Affan Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Prabowo Beri Rumah, Dedi Mulyadi Asuh Adiknya

Meninggalnya driver ojol Affan Kurniawan usia terlindas rantis Brimob saat demonstrasi menuntut pembubaran DPR di Jakarta memicu banyak simpati.

Editor: Musahadah
kolase youtube sekretariat presiden
BERI RUMAH - Presiden Prabowo mengunjungi keluarga Affan Kurniawan, driver ojol yang tewas dilindas rantis Brimob saat mengantar makanan di area demonstrasi. Prabowo berikan rumah untuk keluarga Affan. 

"Nanti Tri (staf Dedi Mulyadi) carikan rumah buat Ibu di Jakarta ya. nanti ada staf saya Tri di situ."

"Biar ibu kalau kos, punya rumah sendiri ya," kata Dedi.

Mendengar tawaran Dedi, Erlinda menjerit berterima kasih. Pasalnya, bisa memiliki rumah di Jakarta adalah cita-cita almarhum Affan.

"Terima kasih Pak, itu cita-cita anak saya Pak," kata Erlina sambil menangis.

4. 

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tragis menimpa Affan Kurniawan (21), driver ojek online yang meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) milik kepolisian.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menghadapi musibah yang sangat berat ini,” ujar Kenneth dalam keteranganya, Jumat (29/8/2025).

Kenneth menegaskan, musibah ini tidak hanya menyisakan luka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi duka bagi seluruh masyarakat. 

 Menurutnya, pengemudi ojek online adalah “pejuang jalanan” yang setiap hari bekerja keras demi menghidupi keluarga sekaligus melayani kebutuhan transportasi masyarakat.

"Kehilangan satu nyawa dalam kondisi yang tragis tentu menjadi pengingat bagi kita semua, betapa pentingnya menjunjung tinggi keselamatan, kemanusiaan, dan penghormatan terhadap martabat manusia dalam setiap situasi," tegas Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu.

Politisi PDI Perjuangan itu mendorong kepolisian segera melakukan investigasi secara terbuka, transparan, dan adil terkait insiden ini. 

Hal tersebut, kata Kenneth, penting demi memberikan kejelasan kepada keluarga korban sekaligus mencegah tragedi serupa terulang di kemudian hari.

"Aparat negara sejatinya hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. 

Oleh karena itu, setiap tindakan di lapangan harus selalu mengedepankan prinsip keselamatan rakyat sebagai prioritas utama," ucap Ketua IKAL (Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI) PPRA Angkatan LXII itu.

Lebih lanjut, Kenneth juga mengajak masyarakat untuk menjaga kedamaian dan tidak terprovokasi, namun tetap kritis terhadap nilai-nilai keadilan serta kemanusiaan.

“Mari kita jadikan musibah ini sebagai momentum introspeksi bersama agar kota ini menjadi ruang hidup yang aman, manusiawi, dan berkeadilan bagi semua warganya," bebernya.

Kenneth pun telah bertakziah ke rumah orangtua Affan dan turut menyerahkan santunan kepada keluarga korban. 

Ia mengatakan, santunan ini merupakan wujud kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan serta penghormatan atas jasa dan dedikasi almarhum dalam menghidupi keluarganya.

"Saya berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga, dan menjadi pengingat bahwa masyarakat dan pemerintah selalu peduli kepada para pejuang keluarga seperti almarhum. 

Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menebar kebaikan dan saling peduli, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Semoga almarhum Affan Kurniawan mendapat tempat terbaik di sisiNya, dan keluarga yang ditinggalkan selalu dalam lindungan Allah SWT," paparnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Dedi Mulyadi Telepon Ibunda Almarhum Affan, Langsung Disetujui Jadi Orang Tua Asuh Sang Adik

>>>Update berita terkini di Googlenews Surya.co.id

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved