Berita Viral

Imbas Tanggapi Soal Ijazah Jokowi, Rektor UGM Ova Emilia Kena Sentil Mahfud MD: Sudah Cukup

Mahfud MD sentil pihak Universitas Gadjah Mada (UGM) imbas memberikan pernyataan soal kisruh ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Arum Puspita | Editor: Musahadah
Kolase Youtube/Kompas.com Fika Nurul Ulya
SENTIL - (kiri) Podcast yang menampilkan Rektor Prof Ova Emilia, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran Wening Udasmoro, dan Dekan Fakultas Kehutanan UGM Sigit Sunarta, serta dipandu oleh Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana. Di podcast ini UGM menegaskan ijazah Jokowi asli. (kanan) Mahfud MD saat berkunjung ke Gedung Kompas Gramedia, Jakarta Pusat, Senin (5/5/2025). 

Kasmudjo membimbing Jokowi mulai semester 5 sampai lulus. 

"Saat itu titelnya masih Insinyur Kasmudjo.  Setelah itu bersekolah lagi menjadi Ir Kasmudjo MS sampai pensiun," katanya. 

Sementara dosen pembimbing skripsi Jokowi adalah Ahmad Sumitro. 

Disinggung tentang ejaan nama Sumitro mmakai 'u" atau oe" dikatakan Sigit saat itu hal itu sesuatu yang biasa. 

"Untuk Ahmad Sumitro, saya mendapatkan dua-duanya. Beliau SK Menteri untuk pengangkatan sebagai dekan sebelum pak jokowi SK tertulis Ahmad Soemitro. Setelah itu berubah menjadi Ahmad Sumitro. 

"Saya lihat beberapa dokumen tertulis Ahmad Sumitro atau Ahmad Soemitro, beliau berkenan menandatangani. Dua-duanya dokumen resmi," katanya. 

Terkait tertulisnya gelar profesor Ahmad Sumitro di lembar pengesahan skripsi Jokowi, ditegaskan Wening bahwa saat itu Sumitro memang sudah bergelar profesor hanya saja belum dikukuhkan. 

"Kalau di Universitas Gajah Mada pengukuhan itu seperti pestanya. Seseorang kalau sudah menerima SK, berhak menggunakan (gelar profesor)," katanya. 

5. Tak ada tanggal di lembar pengesahan, adalah hal wajar 

Disinggung tentang tidak adanya tanggal di lembar pengesahan skripsi, Sigit mengungkapkan prosesnya. 

Dikatakan, skripsi sebagai sebuah karya ilmiah yang dilakukan mahasiswa harus disusun dan diuji.

Dan setelah proses ujian, akan ada hal-hal yang harus direvisi untuk kemudian dicetak dan dijilid kembali. 

"Saat itu masih diketik manual, mereka membuat cover, halaman judul, halaman pengesahan, dicetak di percetakan," katanya. 

Adanya lembar pengesahan yang luput tidak memberikan tanggal, menurut Sigit itu hal wajar karena ketergesaan atau alasan lain. 

Justru hal yang penting adalah adanya berita acara ujian yang ada nilainya.

"Di skripsi tidak ada nilainya, kalau di berita acara ujian ada nilainya. Nanti setelah itu direvisi, kemudian diserahkan kembali untuk mendapatkan persetujuan," katanya. 

Tidak adanya tanggal di lembar pengesahan itu tidak membatalkan esensi dari skripsi  karena yang dipakai adalah berita acara ujian untuk kemudian dimasukkan dalam nilai skripsi, problema khusus atau sebagain fakultas mengatakan nilai thesis.   

IJAZAH - (kiri) Presiden ke-7 RI Joko Widodo berfoto bersama sahabat-sahabat lamanya dari angkatan 1980 Fakultas Kehutanan UGM dalam Reuni ke-45 di Sleman, Sabtu (26/7/2025).
(kanan) ijazah Jokowi
IJAZAH - (kiri) Presiden ke-7 RI Joko Widodo berfoto bersama sahabat-sahabat lamanya dari angkatan 1980 Fakultas Kehutanan UGM dalam Reuni ke-45 di Sleman, Sabtu (26/7/2025). (kanan) ijazah Jokowi (Kolase istimewa/Tribun Jogja Hanif Suryo)

===

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur.  

Klik di sini untuk untuk bergabung 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved