Kamis, 11 Juni 2026

Amalan Islam

Cara Doa yang Benar dalam Islam Agar Dikabulkan Allah SWT

10 adab berdoa menurut Imam Al-Ghazali agar doa lebih mustajab dan mudah diijabah Allah SWT, mulai dari memilih waktu terbaik.

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Pipit Maulidya
Surya.co.id/Ahmad Zaimul Haq
BERDOA - Ilustrasi seorang berdoa. Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumiddin menguraikan 10 adab berdoa 

“Doa antara azan dan iqamat tidak akan ditolak.” (HR. at-Tirmidzi).

3. Menghadap Kiblat dan Mengangkat Tangan

Sikap fisik mencerminkan kesungguhan hati.

Saat memanjatkan harapan, hendaknya kita menghadap kiblat, mengangkat kedua telapak tangan, menundukkan pandangan demi menjaga kekhusyukan, dan mengakhirinya dengan mengusap wajah.

Umar bin Khattab RA meriwayatkan kebiasaan Rasulullah SAW:

“Apabila Rasulullah mengangkat kedua tangannya dalam doa, beliau tidak menurunkannya hingga mengusap wajahnya dengan keduanya.” (HR. Muslim).

4. Melafazkan Doa dengan Suara Lirih dan Lembut

Islam melarang umatnya berteriak atau mengeraskan suara secara berlebihan saat meminta kepada Sang Pencipta.

Berdoalah dengan penuh ketundukan dan kelembutan. Allah SWT berfirman dalam Surat Al-A’raf ayat 55:

“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.”

5. Tidak Memaksakan Rangkaian Kata yang Bersajak

Gunakan kalimat yang tulus, jujur, dan apa adanya. Memaksakan diri menyusun bait kata-kata indah atau bersajak secara berlebihan justru berisiko mengurangi nilai kekhusyukan dan rasa rendah hati di hadapan Allah.

Rasulullah SAW pernah mengingatkan hal ini:

“Akan ada kaum yang melampaui batas dalam berdoa.” (HR. Abu Dawud).

6. Menghadirkan Hati yang Khusyuk, Takut, dan Berharap

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved