Kamis, 4 Juni 2026

Amalan Islam

Amalan Doa di Hari Arafah 9 Dzulhijjah 1447 H, Bacaan Arab dan Artinya

Simak amalan doa Hari Arafah 9 Dzulhijjah 1447 H lengkap dengan bacaan Arab, latin, arti, serta keutamaan dan waktu mustajabnya doa.

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Pipit Maulidya
Surya.co.id/Diolah dengan AI Gemini
HARI ARAFAH - Umat Muslim memanjatkan doa dan zikir pada Hari Arafah 9 Dzulhijjah 1447 H. Hari penuh kemuliaan ini diyakini sebagai waktu mustajab untuk berdoa serta momentum meraih ampunan Allah SWT. 

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin: Rabbanā ātinā fid-dun-yā ḥasanataw wa fil-ākhirati ḥasanataw wa qinā ‘ażāban-nār.

Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.

Baca juga: Doa Niat Puasa Arafah 9 Dzulhijjah dan Batas Waktu Melafalkannya

Keutamaan Hari Arafah dan Mustajabnya Doa

Muhammad Abduh Tuasikal dalam tulisannya yang berjudul Mustajabnya Doa pada Hari Arafah menjelaskan bahwa maksud dari "sebaik-baik doa adalah doa hari Arafah" ialah doa yang dipanjatkan pada hari ini paling cepat diijabahi (dikabulkan).

Oleh karena itu, umat Islam sangat diperintahkan untuk fokus melakukan ibadah doa pada hari Arafah, terlebih lagi bagi jemaah yang sedang melaksanakan wukuf di Arafah.

Hal ini diperkuat oleh sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dari 'Amr bin Syu'aib, dari ayahnya, dari kakeknya:

"Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah." (HR. Tirmidzi)

Selain kemudahan dalam pengabulan doa, Hari Arafah juga menjadi momentum pembebasan hamba dari siksa neraka. Sebagaimana hadis dari Aisyah radhiyallahu 'anha, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Di antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah hari Arafah. Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka pada para malaikat. Kemudian Allah berfirman: Apa yang diinginkan oleh mereka?" (HR. Muslim)

Menariknya, keutamaan luar biasa ini tidak hanya terbatas bagi jemaah yang berada di tanah suci.

Menurut penjelasan Syaikh Sholih Al Munajjid, sifat mustajabnya doa pada Hari Arafah tersebut adalah umum.

Artinya, keberkahan doa ini berlaku bagi siapa saja, baik mereka yang sedang menunaikan ibadah haji maupun umat Muslim di seluruh dunia yang sedang tidak berhaji.

Melalui momentum 9 Dzulhijjah 1447 H ini, umat Islam diingatkan untuk mengoptimalkan ibadah dan tidak meragukan luasnya ampunan serta kasih sayang Allah SWT.

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved