Selasa, 14 April 2026

Lirik Sholawat

Lirik Ana Masyghul Bi Laila, Teks Arab dan Terjemahan

Masyghul Bi Laila" merupakan lagu berbahasa Arab yang populer di Indonesia. Berikut ini liriknya.

Editor: Arum Puspita
Surya.co.id/Habibur Rohman
SHOLAWAT - Warga Nahdliyin memadati JX International (Jatim Expo) Surabaya pada Jawa Timur Bersholawat #2, Kamis (28/12/2023) malam 

Ringkasan Berita:
  • Ana Masyghul Bi Laila" merupakan lagu berbahasa Arab yang populer di Indonesia, namun sering kali terjadi kekeliruan di masyarakat yang menganggapnya sebagai teks sholawat.
  • Lirik lagu ini mengandung kiasan yang menggambarkan besarnya rasa cinta dan kerinduan seorang hamba kepada Allah SWT.

 

SURYA.CO.ID - Lagu Ana Masyghul Bi Laila belakangan ini kembali populer.

Meskipun sering kali dikira sebagai lirik sholawat, Ana Masyghul Bi Laila sebenarnya merupakan lagu Bahasa Arab.

Lrik Ana Masyghul Bi Laila menggambarkan bentuk kecintaan seorang hamba yang hanya tertuju kepada Allah SWT.

Berikut ini adalah lirik Ana Masyghul Bi Laila selengkapnya.

أَنَا مَشْغُولٌ بِلَيْلٰى عَنْ جَمِيْعِ الْكَوْنِ جُمْلَهْ
Anā masyghūlun bilailā ‘an jamī’il-kauni jumlah
(aku begitu sibuk di waktu malam) (meninggalkan semu penghuni alam

Baca juga: Lirik Lagu Gassa De, Hamasi Lo Di Mama Lo Baba Lengkap Artinya 


فَإِذَا مَا قِيْلَ مَنْ ذَا قُلْ هُوَ الصَّبُّ الْمُوَلَّهْ
Anā masyghūlun maa qiila man dzaa qul huwash shobbul muwallah
(apabila di tanyakan siapa orang ini) (jawablah ia adalah orang yang mabuk cinta)


أَخَذَتْهُ الرَّاحُ حَتَّى لَمْ تُبِقْ فِيْهِ فَضْلَهْ
Akhadzat-hur-rāḥu ḥattā lam tubiq fīhī faḍhlah
(di mabuk anggur sehingga) (tak ada lagi yang tersisa)

رَاحُ أُنْسٍ رَاحُ قُدْسٍ لَيْسَتِ الرَّاحُ الْمُضِلَّهْ
Rāḥu ‘unsin rāḥu qudsin laysatiar-rāḥul-muḍhillah
(anggur kebahagiaan dan anggur kesucian) (bukan anggur kesesatan)


نَسَمَاتُ الْقُرْبِ هَبَّتْ مِنْ رُبُوْعِ الْعَارِيَّهْ
Nasamātul-qurbi habbat min rubū’il-‘ārīyah
(sepoi angin kedekatan berhembus) (dari rumah pemiliknya)


أَطْرَبَتْ رُوْحِي وَسِرِّي حِيْنَ أَهْدَتْ لِى التَّحِيَّهْ
Aṭhrabat ruḥī wa sirrī ḥīna ahdat līt-taḥīyyah
(menggembirakan jiwa dan hatiku)  (saat memberikan hormat padaku)


وَسَرَتْ فِي الْكَوْنِ مِنْهَا نَفَحضاتٌ عَنْبَرِيَّةْ
Wa sarat fil-kauni minhā nafahḍhāt ‘anbarīyah
(mengalir menyusuri alam) (hadiah2 dari toko bagiannya)


فَارْوِ عَنِّي مِنْ حَدِيْثِي إِنْ تَكُنْ يَا سَعْدُ أَهْلَهْ 

Farwi ‘annī min ḥadītsī in takun yā sa’du ahlah
 (maka riwayatkanlah petuahku) (jika kau menginginkan kebahagiaan)


إنَّهُ سِرٌّ شَرِيْفٌ لَيْسَ لِلْأَغْيَارِ يُذْكَرْ
Innahū sirrun syarīfun laysa lil-aghyār yudzkar
 (hal itu adalah rahasia yang mulia) (tak ada periode2 yang di ingat)

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved