Kamis, 9 April 2026

Dipermainkan Bank BTPN Tanggulangin

Haruskah Bank BTPN Tanggulangin berbohong untuk mencari nasabah dengan mengatakan kantor pos tak lagi melayani pengambilan pensiun?

Editor: Tri Hatma Ningsih
Sebagai pensiunan TNI AL yang sudah 23 tahun rutin mengambil uang pensiun di Kantor Pos Porong, saya dibuat kecewa dengan ulah staf Bank BTPN Tanggulangin. Kejadiannya awal Agustus 2012, staf (atau oknum?) Bank BTPN Tanggulangin yang mengatakan bahwa ke depannya Kantor Pos Porong tidak akan melayani pengambilan uang pensiun para pensiunan. Untuk itu, saya diminta mengalihkannya ke Bank BTPN Tanggulangin.

Karena tidak mengetahui kebenarannya, saya pun mengikuti saran tersebut. Saat itu petugas menyuruh saya menandatangani blanko kosong dan saya diminta menyerahkan pas foto. Namun saya sangat kecewa karena ternyata saya dibohongi oleh Bank BTPN Tanggulangin. Saya baru tahu saat ke kantor pos Porong ternyata ada pengumuman bahwa Kantor Pos masih melayani pengambilan uang pensiun!

Mohon penjelasan Bank BTPN Tanggulangin atas sikap tidak ksatria dan berbohong hanya untuk mencari nasabah. Apakah karena saya memiliki pinjaman di BTPN sehingga menjadikan bank merasa punya hak membohongi dan memaksa orang memindahkan pengambilan dana pensiun ke BTPN? 

Sebagai akibat lainnya, saya direpotkan karena harus menghubungi Taspen Surabaya dan mengurus ulang agar pengambilan uang pensiun dikembalikan ke Kantor Pos Porong yang mudah dijangkau karena dekat dengan rumah. Namun, permintaan saya untuk kembali mengambil ke Kantor Pos Porong ditolak. Tolong jelaskan dengan jujur dan jangan mempermainkan pensiunan dengan cara tidak etis sama sekali. Cukup saya yang jadi korban dan jangan mempermainkan pensiunan yang lain.

Ridjan
Porong



Akhirnya Kembali ke Kantor Pos Porong

Dengan termuatnya keluhan saya di rubrik Hotline Public Service Harian Surya dan Surya.co.id (Kamis, 4 Oktober 2012) mengenai 'Dipermainkan Bank BTPN Tanggulangin' saya ucapkan terima kasih Bank BTPN Tanggulangin atas responsnya. Tim Bank BTPN dari Surabaya dan Tanggulangin, disertai Kepala Cabang Bank BTPN Tanggulangin berkenan datang ke rumah kami, di Desa Lajuk, Porong. Kehadiran beliau dan tim untuk meminta maaf atas ketidaknyamanan saya selaku pensiunan yang mengambil dana pensiun setiap bulannya di Kantor Pos dan telah dipindahkan ke BTPN Tanggulangin.

Akhirnya, Bank BTPN Tanggulangin sanggup mengembalikan pengambilan pensiun saya kembali ke kantor Pos Porong seperti semula, karena memang lebih dekat dengan kediaman saya. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih dan maaf atas ketidaknyamanan tulisan saya. Sembari menunggu realisasi pemindahan kembali dari BTPN Tanggulangin ke Kantor Pos Porong, saya anggap masalah antara kami sudah selesai karena BTPN mengutamakan pelayanan nasabah.


Ridjan
Lajuk - Porong



 








Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved