Senin, 8 Juni 2026

Tak Sekadar Bertahan Hidup, Pasien Stroke Kini Punya Harapan Pulih Lewat Teknologi Robotik

BTL Robotics Academy 2026 di Bali memperkenalkan inovasi rehabilitasi robotik dan memperkuat layanan pemulihan pasien stroke.

Tayang:
Editor: Wiwit Purwanto
istimewa
EDUKASI DAN KOLABORASI - BTL Robotics Academy 2026, mempelajari perkembangan terbaru teknologi rehabilitasi robotik sekaligus memahami penerapannya dalam praktik klinis sehari-hari. 

Ringkasan Berita:
  • PT BTL Indonesia menggelar BTL Robotics Academy 2026 di Bali untuk membahas masa depan neurorehabilitasi dan teknologi rehabilitasi robotik di Asia-Pasifik.
  • Forum ini menjadi ajang peluncuran BTL Exo dan BTL Walk yang dirancang membantu pemulihan pasien stroke dan gangguan neurologis lainnya.
  • Sejumlah pakar kesehatan, akademisi, dan pemangku kebijakan menilai rehabilitasi berbasis teknologi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian pasien.

SURYA.CO.ID - Transformasi layanan rehabilitasi medis berbasis teknologi menjadi salah satu fokus utama pengembangan sistem kesehatan modern.

Upaya tersebut ditandai dengan penyelenggaraan BTL Robotics Academy 2026 di Bali yang mempertemukan para pakar, tenaga kesehatan, akademisi, dan pemangku kebijakan dari berbagai negara untuk membahas masa depan neurorehabilitasi di kawasan Asia-Pasifik.

Kegiatan bertajuk “Shaping the Future of Neurorehabilitation in the APAC Region” yang diselenggarakan PT BTL Indonesia di Hilton Bali Resort, Nusa Dua, menjadi forum kolaborasi untuk memperkuat pemanfaatan teknologi rehabilitasi robotik dalam mendukung pemulihan pasien, khususnya penyintas stroke dan gangguan neurologis lainnya.

Jadi Wadah Kolaborasi dan Peluncuran Teknologi Baru

BTL Robotics Academy dirancang sebagai platform edukasi dan kolaborasi yang menggabungkan seminar ilmiah, diskusi bersama pakar internasional, studi kasus klinis, pameran teknologi, hingga sesi hands-on workshop.

Baca juga: Robotic Surgery: National Hospital Surabaya Luncurkan Teknologi Bedah MP1000

Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk mempelajari perkembangan terbaru teknologi rehabilitasi robotik sekaligus memahami penerapannya dalam praktik klinis sehari-hari.

Forum ini juga menjadi momentum peluncuran resmi BTL Exo dan BTL Walk di Indonesia. Kedua teknologi tersebut dikembangkan untuk membantu pemulihan fungsi berjalan, meningkatkan mobilitas, serta mendukung kemandirian pasien yang mengalami gangguan neurologis, termasuk pascastroke.

Pemulihan pasien stroke masih menjadi tantangan besar bagi sistem kesehatan di berbagai negara. Dampaknya tidak hanya dirasakan pasien, tetapi juga keluarga, produktivitas masyarakat, hingga keberlanjutan pembiayaan layanan kesehatan.

Karena itu, rehabilitasi dipandang sebagai bagian penting dalam kesinambungan pelayanan kesehatan, mulai dari fase akut, pemulihan, hingga proses reintegrasi pasien ke kehidupan sehari-hari.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menegaskan pentingnya memperkuat layanan rehabilitasi sebagai investasi jangka panjang bagi sistem kesehatan nasional.

Baca juga: Teknologi Rehabilitasi Jantung Ini Bikin Pasien tetap Aktif dan Lebih Percaya Diri

“Dalam pengelolaan stroke, fase pemulihan sangatlah penting. Pasien membutuhkan dukungan rehabilitasi yang konsisten, intensif, dan berkelanjutan untuk mendapatkan kembali mobilitas, fungsi tubuh, dan martabat mereka,” ujar drg. Putih Sari.

Ia juga menekankan bahwa pemanfaatan teknologi kesehatan harus dilakukan secara bertanggung jawab, berbasis bukti ilmiah, serta didukung kesiapan sumber daya manusia, sistem pelayanan, pembiayaan, dan akses yang merata.

Perkuat Ekosistem Rehabilitasi Robotik di Indonesia

Perwakilan Menteri Kesehatan RI, Yuli Farianti, menilai perkembangan teknologi rehabilitasi perlu menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus memperbesar peluang pemulihan pasien.

“Forum ilmiah ini merupakan momentum penting untuk memadukan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi demi mendukung pemulihan fungsi serta kemandirian pasien dengan gangguan neurologis,” ujar dr. Yuli Farianti.

BTL Robotics Academy menghadirkan sejumlah pakar nasional dan internasional, di antaranya Rumaisah Hasan, Paolo Milia, Sanaz Pournajaf, serta Marko Burnik dari BTL Robotics International.

Dalam forum tersebut, BTL Indonesia juga memperkenalkan berbagai teknologi rehabilitasi robotik modern seperti BTL R-Gait, BTL R-Force, BTL Exo, BTL Walk, BTL R-Touch, dan BTL R-Lead.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved