Eks RS Covid-19 Lamongan Berubah Wajah, Kini Jadi Puskesmas Modern
Pemkab Lamongan mengalihfungsikan eks RS Covid-19 menjadi Puskesmas Kusuma Bangsa untuk memperluas layanan kesehatan dan mengurai antrean pasien.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Wiwit Purwanto
Ringkasan Berita:
- Pemkab Lamongan mengalihfungsikan eks RS Covid-19 di Jalan Kusuma Bangsa menjadi Puskesmas Lamongan 2-Kusuma Bangsa untuk memperluas akses layanan kesehatan.
- Revitalisasi bangunan seluas 6.800 meter persegi tersebut dibiayai DBHCHT 2026 dengan anggaran Rp1,11 miliar dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026.
- Kehadiran puskesmas baru diharapkan mengurangi kepadatan pelayanan di Puskesmas Lamongan Kota tanpa tumpang tindih dengan layanan RSUD dr. Soegiri.
SURYA.CO.ID LAMONGAN - Pemerintah Kabupaten Lamongan mengalihfungsikan eks Rumah Sakit Covid-19 menjadi Puskesmas Lamongan 2-Kusuma Bangsa untuk memperluas akses layanan kesehatan masyarakat.
Revitalisasi fasilitas tersebut diharapkan mampu mengurai kepadatan pasien yang selama ini terpusat di Puskesmas Lamongan Kota.
Bangunan yang sebelumnya menjadi garda terdepan penanganan pandemi Covid-19 kini memasuki babak baru.
Di atas lahan seluas 6.800 meter persegi di Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Tumenggungan, Kecamatan Lamongan, eks RS Covid-19 direvitalisasi menjadi fasilitas kesehatan tingkat pertama yang akan melayani kebutuhan masyarakat perkotaan secara lebih optimal.
Langkah strategis tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam memaksimalkan pemanfaatan aset daerah pascapandemi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, Muhammad Chaidir Annas, mengatakan kehadiran Puskesmas Lamongan 2-Kusuma Bangsa diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan kesehatan sekaligus mengurangi beban pelayanan yang selama ini bertumpu pada Puskesmas Lamongan Kota.
Baca juga: Kemenkes Siapkan Aturan Baru Donor ASI Syariah, Rumah Sakit Wajib Siap
"Dengan hadirnya Puskesmas Kusuma Bangsa, pelayanan kesehatan tingkat pertama akan lebih mudah dijangkau masyarakat sehingga antrean dan beban pelayanan dapat terbagi, terutama di wilayah kota," ujar Chaidir Annas saat dikonfirmasi SURYA, Senin (15/6/2026).
Revitalisasi bangunan eks RS Covid-19 tersebut dibiayai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Lamongan Tahun Anggaran 2026.
Pemkab Lamongan mengalokasikan anggaran sebesar Rp1.115.461.600 untuk merehabilitasi bangunan agar menjadi fasilitas kesehatan yang representatif dan siap melayani masyarakat. Pekerjaan fisik proyek tersebut dilaksanakan oleh CV Raya Ilmi dengan masa pengerjaan selama 60 hari kalender.
Perkuat Layanan Kesehatan Tingkat Pertama
Chaidir memastikan keberadaan Puskesmas Kusuma Bangsa yang lokasinya berdekatan dengan RSUD dr. Soegiri Lamongan tidak akan menimbulkan tumpang tindih pelayanan.
Menurutnya, kedua fasilitas kesehatan tersebut memiliki fungsi yang berbeda dalam sistem pelayanan kesehatan berjenjang.
Puskesmas Kusuma Bangsa akan berperan sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang melayani rawat jalan, rawat inap dasar, promosi kesehatan, hingga upaya pencegahan penyakit.
Baca juga: Resmikan RS Korpri Pura Raharja, Gubernur Khofifah Siap Naikkan Status Jadi Rumah Sakit Tipe C
Sementara itu, RSUD dr. Soegiri Lamongan tetap menjalankan fungsi sebagai Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) untuk menangani pasien yang membutuhkan pelayanan dokter spesialis maupun tindakan medis lanjutan.
"Sementara RSUD dr. Soegiri tetap menjalankan fungsi sebagai Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) untuk penanganan pasien yang membutuhkan layanan dokter spesialis," jelasnya.
rumah sakit eks covid
Eks RS Covid-19 Lamongan
Eks RS Covid jadi puskesmas
surabaya.tribunnews.com
Meaningful
| Tak Tebus Denda, 20 Motor Balap Liar di Situbondo Akan Dilelang Kejaksaan |
|
|---|
| Cara Mudah Cek Gaji Pensiunan 2026 Sudah Cair Cukup Via Hp, Pencairan Juga Bisa Diantar ke Rumah |
|
|---|
| Ekonomi Lamongan Tumbuh 10,79 Persen, Tertinggi Kedua di Jawa Timur |
|
|---|
| Ratusan Peserta Ikuti Turnamen Domino Surabaya , HGI Dorong Lahirnya Atlet Profesional |
|
|---|
| Megawati Ziarah Makam Bung Karno di Blitar, Said Abdullah: Bentuk Bakti Anak kepada Ayahnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Eks-gedung-RS-Covid-19.jpg)