Pemkab Lamongan Targetkan Kemantapan Jalan Melalui Program JAMULA 2026
Pemkab Lamongan mempercepat pembangunan infrastruktur demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Lamongan mempercepat pembangunan infrastruktur melalui program prioritas JAMULA 2026
- Sebanyak 56 ruas jalan strategis sepanjang 40 kilometer direkonstruksi untuk memperkuat konektivitas antarwilayah
- Bupati Yuhronur Efendi menargetkan tingkat kemantapan jalan mencapai 63,55 persen pada tahun 2026
- Program ini bertujuan menurunkan biaya distribusi dan meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat pedesaan
SURYA.co.id LAMONGAN - Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui program prioritas JAMULA (Jalan Mantap dan Alus Lamongan) Tahun 2026, berbagai ruas jalan strategis di wilayah kota hingga pelosok desa mulai dibenahi secara bertahap demi menghadirkan akses jalan yang lebih nyaman, aman, dan mendukung aktivitas ekonomi warga.
Perkuat Konektivitas Antar Wilayah
Program yang menjadi salah satu andalan pembangunan daerah tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, melainkan juga menjadi upaya nyata pemerintah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah serta membuka akses pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Baca juga: Lamongan Carnival Fashion Fest Competition untuk Perkuat Ekonomi Kreatif
Di tahun 2026 ini, sebanyak 56 ruas jalan strategis dengan total panjang sekitar 40 kilometer direkonstruksi.
Pengerjaan dilakukan melalui berbagai metode, mulai pelebaran jalan, pengecoran beton, hingga pengaspalan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Lamongan.
Program Jamula
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mengatakan, program JAMULA menjadi bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pedesaan.
Menurutnya, jalan yang baik akan memberikan dampak besar bagi kehidupan masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, perdagangan, hingga mendukung aktivitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.
“Program JAMULA 2026 menjadi bentuk komitmen pemerintah untuk menghadirkan infrastruktur yang berkualitas dan merata hingga pelosok desa. Saat ini sudah dalam proses semuanya, ada yang sudah 100 persen selesai, masih proses pengecoran, hampar agregat, juga proses penghitungan,” ujar Kaji Yes kepada SURYA.co.id, Jumat (12/6/2026).
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan kondisi jalan yang semakin mantap dan alus, biaya distribusi diharapkan semakin efisien sehingga mampu meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat.
Tidak hanya itu, keberadaan jalan yang layak juga diyakini mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.
Para petani misalnya, kini lebih mudah mengangkut hasil panen menuju pasar.
Begitu pula pelaku usaha kecil dan perdagangan yang semakin terbantu dengan akses transportasi yang lebih lancar.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus dapat dirasakan manfaatnya secara merata oleh seluruh masyarakat Lamongan tanpa terkecuali.
Target Tingkat Kemantapan
| Perbakin Surabaya Nonaktifkan Pengurus Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Atlet |
|
|---|
| Ternyata Jokowi Sudah Jadi Dewan Pembina PSI, Grace: Siap Jadikan Jateng dan NTT 'Kandang Gajah' |
|
|---|
| Sosok Kepala BIN yang Respons Soal BEM SI Ancam Reformasi Jilid II jika Negara Tak Perbaiki Ekonomi |
|
|---|
| Promosi Kopi Lokal, Bandara Banyuwangi Gelar BWX Sky Fest 2.0 |
|
|---|
| Pesta Gol SMK Semen Gresik di Turnamen Putih Abu-Abu Futsal 2026 |
|
|---|
