Perbakin Surabaya Nonaktifkan Pengurus Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Atlet
Perbakin Surabaya menonaktifkan terduga pelaku pelecehan seksual, dari jabatannya sebagai pengurus.
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Perbakin Surabaya menonaktifkan seorang pengurus yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap atlet di bawah umur
- Kasus ini mencuat setelah viral di media sosial melalui unggahan akun @viralforjusticecom
- Modus pelaku melibatkan pemberian hukuman fisik dan tindakan child grooming terhadap korban
- Pihak Perbakin Surabaya menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus hukum ini kepada Polrestabes Surabaya
SURYA.co.id, SURABAYA - Perbakin Surabaya menonaktifkan terduga pelaku pelecehan seksual, dari jabatannya sebagai pengurus.
Langkah tegas tersebut diambil setelah viral peristiwa dugaan perbuatan tidak senonoh, dialami seorang atlet menembak dan berburu di Kota Surabaya, yang masih dibawah umur.
Kasus Viral di Media Sosial
Kasus ini mencuat melalui akun instagram @viralforjusticecom.
Baca juga: Update Kasus Siswi SMP Atlet Menembak Dilecehkan Pelatih, Perbakin Surabaya Nonaktifkan Terlapor
Korban menjelaskan kronologi dugaan pelecehan melalui tulisan tangan.
Dari kronologi korban yang ditulis, dugaan pelecehan itu bermula saat pelatih mulai membangun kepercayaan dan kedekatan emosional dengan korban.
Dugaan Pelecehan Seksual
Lalu suatu hari, pelatih menagih hukuman fisik terhadap korban yang berujung pada dugaan pelecehan.
Kemudian, korban berbuat kesalahan karena menjatuhkan magazin, atau alat penyuplai amunisi pada senjata api.
Modus yang digunakan pelatih untuk memperdaya korban, yakni memberikan hukuman fisik.
Selain itu, pelaku juga diduga bertindak child grooming.
Berdasarkan keterangan yang disematkan dalam unggahan @viralforjusticecom pelecehan juga terjadi di sebuah penginapan di kawasan Surabaya pada 25 Maret 2026.
Pengurus Perbakin Surabaya
Ketua Harian Perbakin Surabaya Hadi Susilo, membenarkan jika terduga pelaku adalah salah satu pengurus Perbakin Surabaya, sekaligus adanya laporan dugaan pelecehan seksual terhadap korban.
“Sesuai dengan hasil pertemuan, dan suratnya sudah keluar, kami sepakat menonaktifkan yang bersangkutan per tanggal 12 Juni,” terang Hadi, ditemui di Kantor Perbakin Surabaya, Jalan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, Sabtu siang (13/6/2026).
Pihaknya juga menegaskan, dengan dinonaktifkan, terduga pelaku dinyatakan sudah tidak menjadi anggota Perbakin Surabaya lagi.
“Terduga pelaku bukan pelatih resmi dari Perbakin Surabaya. Terduga punya les privat dan kebetulan pelatihannya itu ada di lingkungan area Perbakin Jawa Timur,” tegasnya.
| Ternyata Jokowi Sudah Jadi Dewan Pembina PSI, Grace: Siap Jadikan Jateng dan NTT 'Kandang Gajah' |
|
|---|
| Sosok Kepala BIN yang Respons Soal BEM SI Ancam Reformasi Jilid II jika Negara Tak Perbaiki Ekonomi |
|
|---|
| Promosi Kopi Lokal, Bandara Banyuwangi Gelar BWX Sky Fest 2.0 |
|
|---|
| Pesta Gol SMK Semen Gresik di Turnamen Putih Abu-Abu Futsal 2026 |
|
|---|
| Lamongan Carnival Fashion Fest Competition untuk Perkuat Ekonomi Kreatif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Langkah-tegas-diambil-usai-kasus-ini-mencuat-di-media-sosial.jpg)