Selasa, 2 Juni 2026

KWG dan DPRD Gresik Gelar Dialog Bersama Kades Bersinergi Pecahkan Masalah Jalan Desa

Selain menghadirkan pemangku kebijakan, yaitu DPRD dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, perwakilan Kepala Desa juga diundang dalam dialog publik

Tayang:
Penulis: Sugiyono | Editor: Dyan Rekohadi
Surya.co.id/Sugiyono
JPD - Salah satu contoh JPD Betoyoguci, Kecamatan Duduksampeyan yang telah diselesai dibangun oleh Pemkab Gresik, Senin (1/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • DPRD Gresik  bersama Komunitas Wartawan Grissee (KWG) akan menggelar dialog publik yang membahas permasalahan Jalan Poros Desa (JPD), besok, Selasa (2/6/2026). 
  • Dialog publik bertema Sinergi DPRD Gresik dan KWG Dalam Mengawal Jalan Poros Desa
  • Selain menghadirkan pemangku kebijakan, yaitu DPRD dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, perwakilan Kepala Desa juga diundang dalam dialog publik

 

SURYA.CO.ID, GRESIK - DPRD Gresik  bersama Komunitas Wartawan Grissee (KWG) akan menggelar dialog publik yang membahas permasalahan Jalan Poros Desa (JPD), besok, Selasa (2/6/2026). 

Dialog publik bertema Sinergi DPRD Gresik dan KWG Dalam Mengawal Jalan Poros Desa itu akan digelar di Gedung Nasional Indonesia.

Ketua DPRD Kabupaten Gresik, M. Syahrul Munir menyatakan, kondisi Jalan Poros Desa (JPD) di Kabupaten Gresik yang masih membutuhkan perhatian serius dari pemangku kepentingan baik eksekutif maupun legislatif.

Menurut Syahrul Munir, berdasarkan data terbaru, tingkat kemantapan Jalan Poros Desa (JPD) baru mencapai 69 persen.

Untuk itu, perbaikan infrastruktur dinilai perlu menjadi prioritas bersama antara legislatif dan eksekutif.

"Sebagai upaya mencari solusi, besok Komunitas Wartawan Grissee (KWG) bersama DPRD Gresik menggelar dialog publik di Gedung Nasional Indonesia, 2 Juni 2026," kata  Syahrul Munir, kepada wartawan, Senin, (1/6/2026).

Baca juga: Ketua AFK Gresik Sambut Baik Turnamen Tribun Putih Abu-Abu Futsal Gresik

 

Ada 218 Ruas Jalan Poros Desa di Gresik

Syahrul Munir juga menambahkan,  kondisi JPD saat ini memang menjadi perhatian serius oleh Pemkab Gresik.

Menurutnya, keberadaan jalan yang layak sangat penting untuk menunjang mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa.

“JPD ini menjadi urat nadi aktivitas masyarakat. Kalau akses jalannya baik, maka mobilitas warga lancar dan dampaknya ekonomi Desa juga ikut tumbuh,” imbuhnya.

Selain itu, Syahrul menegaskan, DPRD selaku penggagas kebijakan, berkomitmen mendukung penanganan JPD melalui penguatan anggaran.

Menurut Syahrul Munir, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Gresik Tahun 2024, terdapat 218 ruas jalan poros desa dengan total panjang mencapai 436,93 kilometer. 

“Selama ini memang belum semua ruas JPD mendapat perhatian optimal. Melalui dialog ini kami berharap, muncul solusi bersama, sehingga pembangunan jalan poros desa benar-benar menjadi prioritas,”  imbuhnya.

Baca juga: Anggota DPR RI Apresiasi Inovasi Pasar Ahad Jajanan Jadul di Desa Randuagung Gresik

 

Ungkap Kondisi Riil di Lapangan


Sementara ketua KWG, Miftahul Arif mengatakan, dialog ini  perlu dilakukan, agar DPRD Kabupaten Gresik bersama Pemkab Gresik bisa mengetahui kondisi riil kendala di lapangan.

Maka, dialog ini bisa mencari sekala prioritas perbaikan JPD yang membutuhkan penanganan.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved