KWG dan DPRD Gresik Gelar Dialog Bersama Kades Bersinergi Pecahkan Masalah Jalan Desa
Selain menghadirkan pemangku kebijakan, yaitu DPRD dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, perwakilan Kepala Desa juga diundang dalam dialog publik
Penulis: Sugiyono | Editor: Dyan Rekohadi
Selain menghadirkan pemangku kebijakan, yaitu DPRD dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, perwakilan Kepala Desa juga diundang untuk menyampaikan kondisi riil JPD yang rusak.
“Kami berharap dialog nanti berjalan lancar, terbuka dan menghasilkan gagasan yang konstruktif untuk pembangunan jalan poros desa,” kata Miftahul Arif .
APBD Rp20 Miliar untuk Penanganan JPD
Sementara Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Eddi Pencoro mengatakan, APBD 2026 telah dialokasikan anggaran sekitar Rp 20 miliar untuk penanganan JPD.
Selain itu, dalam Perubahan APBD 2026 juga diusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 92 miliar khusus untuk penanganan JPD.
“Ada 22 ruas di APBD murni dan diusulkan 19 ruas tambahan di P-APBD khusus perbaikan JPD. Fokus kami di wilayah Gresik Selatan, karena kerusakan cukup parah,” kata Eddi Pancoro.
Menurut Eddi, mayoritas penanganan jalan dilakukan menggunakan konstruksi betonisasi, karena dinilai lebih kuat menopang mobilitas kendaraan.
“Harapannya, jalan yang dibangun nanti lebih awet dan bermanfaat bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/jpd-GRESIK.jpg)