Rabu, 3 Juni 2026

Idul Adha 2026

Bupati Madiun Serahkan Sapi Kurban 850 Kg, Dibeli Dari Peternak Lokal Demi Warga Kecil

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyerahkan sapi kurban 850 kilogram dari peternak lokal dan mengajak warga meneladani Nabi Ibrahim.

Tayang:
Surya.co.id/Sofyan Arif Candra Sakti
KURBAN - Bupati Madiun, Hari Wuryanto menyerahkan hewan kurban ke Panitia Hari Raya Idul Adha Masjid Quba, Kecamatan Mejayan, Caruban, Kabupaten Madiun, Rabu (27/5/2026). Sapi seberat 850 kilogram tersebut dibeli bupati dari peternak lokal asal Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Madiun Hari Wuryanto menyerahkan sapi kurban Limousin seberat 850 kilogram ke Masjid Quba Caruban.
  • Sapi dibeli dari peternak lokal Desa Bajulan sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi masyarakat daerah.
  • Pemkab Madiun menyalurkan 12 sapi dan 28 kambing kurban ke masjid, panti asuhan, SLB, dan pondok pesantren.

 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Bupati Madiun Hari Wuryanto menyerahkan sapi kurban jenis Limousin seberat 850 kilogram kepada Panitia Hari Raya Idul Adha Masjid Quba, Kecamatan Mejayan, Caruban, Rabu (27/5/2026).

Hewan kurban tersebut dibeli langsung dari peternak lokal sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian masyarakat daerah.

Penyerahan dilakukan usai Salat Idul Adha yang diikuti Bupati Madiun, Wakil Bupati Madiun dr Purnomo Hadi, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun Sigit Budiarto.

Bupati yang akrab disapa Mas Hari Wur itu mengatakan, sapi kurban tersebut berasal dari peternak asal Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

"Alhamdulillah, sapi ini asli dari peternak yang ada di Desa Bajulan," ujar Mas Hari Wur.

Baca juga: Sapi Kurban Kabur Masuk Dealer Mobil di Banyuwangi, Berakhir Disembelih di Halaman Honda

Ia berharap langkah membeli hewan kurban dari peternak lokal dapat menjadi contoh bagi masyarakat maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Madiun agar ikut memberdayakan peternak daerah sendiri.

"Tahun ini Pemerintah Kabupaten Madiun berkurban 12 ekor sapi dan 28 ekor kambing yang didistribusikan ke masjid-masjid, panti asuhan, SLB hingga pondok pesantren," jelasnya.

Menurut Mas Hari Wur, distribusi hewan kurban dilakukan secara bergilir agar manfaatnya dapat dirasakan lebih merata. Penyaluran diprioritaskan ke wilayah dan lembaga yang membutuhkan.

"Alhamdulillah ini kita bergilir karena tidak semua bisa mendapatkan sekaligus. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Ajak Warga Teladani Nabi Ibrahim

Mas Hari Wur mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat Kabupaten Madiun dalam melaksanakan ibadah kurban tahun ini. Hampir seluruh wilayah di Kabupaten Madiun disebut turut menggelar penyembelihan hewan kurban.

Baca juga: Golkar se-Jawa Timur Kurban Ratusan Ekor Hewan Kurban di Momentum Idul Adha

"Ini menunjukkan bahwa mereka berkurban untuk saudara-saudaranya dan masyarakatnya. Ini melatih diri bahwa segala sesuatu itu membutuhkan pengorbanan dan kesabaran untuk mencapai sesuatu," ungkapnya.

Ia menambahkan, penyaluran hewan kurban ke panti asuhan, sekolah luar biasa (SLB), dan pondok pesantren dilakukan agar manfaat kurban bisa dirasakan lebih luas, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Karena mereka juga harus menikmati. Kalau di beberapa masjid mungkin sudah banyak, ada yang empat, lima bahkan sepuluh hewan kurban. Jadi kita arahkan juga ke tempat-tempat yang membutuhkan," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Mas Hari Wur juga memastikan kondisi hewan kurban di Kabupaten Madiun dalam keadaan sehat berdasarkan laporan Dinas Peternakan.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved