Alasan Kendala Teknis Jadwal Pemasangan Pagar Pengaman Jembatan Cangar Molor
Pemasangan pagar pengaman yang semula direncanakan pertengahan Mei 2026 akhirnya digeser hingga usai Hari Raya Idul Adha.
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dyan Rekohadi
Pemasangan pagar pengaman guna antisipasi peristiwa tidak diinginkan yang sudah dua kali terjadi di Jembatan Cangar.
Keberadaan pagar pengaman di jembatan ini begitu krusial, pasca dua kali insiden viral di jembatan Cangar.
Langkah ini demi meningkatkan keamanan, dan keselamatan wisatawan yang berkunjung atau melewati jalur wisata Mojokerto-Batu.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur selaku pihak berwenang (Jalan dan jembatan) semestinya bergerak cepat memasang pagar besi pengaman tersebut.
Baca juga: Rencana Pemasangan CCTV di Jembatan Cangar Terancam Batal karena Kendala Sinyal
Upaya Pencegahan
Seperti diketahui, dua korban meninggal dunia ditemukan di dasar Jembatan, adalah pemuda asal Trowulan, Kabupaten Mojokerto
dan pria asal Lumajang Jawa Timur.
Pria asal Trowulan, Kabupaten Mojokerto ditemukan meninggal dunia di dasar Jembatan Cangar, pada Selasa 31 Maret 2026 lalu.
Setelah kejadian itu, Jembatan Cangar viral dipenuhi pengunjung, sayangnya mereka abai keselamatan berkerumun di tengah jembatan berfoto-foto.
Dari informasi yang dihimpun tercatat sekitar 5 kali upaya percobaan mengakhiri hidup di lokasi yang sama, beruntungnya berhasil digagalkan oleh petugas Tahura R Soerjo dan masyarakat setempat.
Petugas kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Kamto mengimbau masyarakat khususnya wisatawan agar tidak berhenti atau berkerumun di tengah Jembatan Cangar.
"Imbauannya, kalau bisa tidak berhenti di jembatan langsung saja lewat biar aman. Nanti kalau berhenti, yang dikhawatirkan pikirannya tidak karuan," tandasnya.
Jadikan SURYA.co.id preferensi beritamu dengan mengklik tautan ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/desain-pagar-jembatan-Cangar.jpg)