Senin, 25 Mei 2026

Gara-gara Mancing, Pria Tulungagung Sabit Tetangga dan Nyaris Diamuk Massa

Pria di Tulungagung Jawa Timur sabetkan sabit ke tetangganya usai ditegur saat memancing. Pelaku kini ditahan polisi.

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumentasi Polres Tulungagung
KORBAN PENYERANGAN - Djuprianto (58) korban penyerangan dengan sabitt yang dilakukan tersangka EM (44) di sebuah kolam pemancingan Desa Kedungcangkring, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, setelah mendapat perawatan, Senin (25/5/2026). Keributan terjadi setelah korban menegur EM yang masuk ke kolam pemancingan. 

Ringkasan Berita:
  • Polisi menangkap EM alias Elman usai sabetkan sabit ke tetangganya, Djuprianto di kolam pancing Desa Kedungcangkring, Pagerwojo, Tulungagung, Jawa Timur.
  • Peristiwa berdarah dipicu teguran korban saat pelaku masuk ke kolam pancing. Pelaku pulang mengambil sabit lalu kembali menyerang korban dari belakang.
  • Korban mengalami luka robek di kepala dan leher belakang, sementara pelaku sempat dikepung warga sebelum diamankan polisi.

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Keributan di kolam pancing di Dusun Krajan, Desa Kedungcangkring, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur (Jatim), berujung aksi serangan senjata tajam (sajam).

Polisi menangkap EM (44) alias Elman usai sabetkan sajam jenis sabit ke tetangganya sendiri, Djuprianto (58) pada Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.

Peristiwa itu terjadi di kolam pancing milik Beni Eko saat suasana lokasi sedang ramai dipenuhi pemancing.

Kapolsek Pagerwojo, AKP Guruh Yudhi Setiawan, mengatakan bahwa pelaku kini telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Saat ini terduga pelaku kami amankan di Mapolsek Pagerwojo untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas Guruh, Senin (25/5/2026).

Berawal dari Teguran di Kolam Pancing

Insiden berdarah tersebut, bermula ketika Elman dan korban sama-sama memancing di lokasi tersebut.

Namun di tengah aktivitas memancing, Elman masuk ke dalam kolam hingga membuat sejumlah pemancing lain merasa terganggu.

Korban yang berada di lokasi kemudian menegur pelaku. Namun teguran itu justru memicu emosi Elman hingga keduanya terlibat cekcok mulut.

“Ternyata terduga pelaku ini tidak diterima ditegur, keduanya sempat cekcok mulut. Terduga pelaku kemudian pulang,” sambung Guruh.

Tak lama setelah itu, Elman pulang ke rumahnya yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi kejadian untuk mengambil sabit.

Pelaku kemudian kembali ke kolam pemancingan sambil membawa sajam dan mencari korban.

Korban Diserang dari Belakang

Saat suasana pemancingan masih ramai, Elman langsung menyerang Djuprianto menggunakan sabit.

“Korban sebenarnya sempat menghindar, tapi dia diserang dari arah belakang. Terduga pelaku mengayunkan sabit itu dua kali,” ungkap Guruh.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek di bagian leher belakang dan kepala belakang.

Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Pagerwojo untuk mendapatkan perawatan medis.

Pelaku Nyaris Diamuk Massa

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved