Sabtu, 16 Mei 2026

Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas, Warga Lumajang Diminta Waspada

Gunung Semeru di Lumajang kembali erupsi disertai luncuran awan panas. BPBD mengimbau warga tetap waspada banjir lahar.

Tayang:
Penulis: Imam Nahwawi | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumen Pos Pantau Gunung Semeru
TERTUTUP KABUT - Aktivitas Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (15/5/2026). Gunung berapi ini keluarkan guguran awan panas. 

Ringkasan Berita:
  • Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur (Jatim) mengalami erupsi berupa luncuran awan panas pada Jumat siang (15/5/2026).
  • Erupsi berlangsung selama 4 menit 10 detik dengan amplitudo maksimal 22 milimeter, namun jarak luncur tidak terpantau karena kabut tebal.
  • BPBD Lumajang menyiagakan tim reaksi cepat dan mengimbau warga mewaspadai potensi banjir lahar akibat hujan di kawasan gunung.

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim), kembali mengalami erupsi berupa luncuran awan panas pada Jumat (15/5/2026) siang.

Aktivitas vulkanik tersebut memicu kewaspadaan petugas dan warga di sekitar lereng gunung tertinggi di Pulau Jawa itu.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru, erupsi terjadi pada pukul 11.57 WIB dan berlangsung selama 4 menit 10 detik.

Aktivitas itu tercatat dengan amplitudo maksimal mencapai 22 milimeter.

Gunung Tertutup Kabut

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan luncuran awan panas guguran (APG) tidak dapat diamati secara visual karena kondisi Gunung Semeru tertutup kabut tebal.

“Terjadi APG tapi jarak luncur tidak diketahui karena Gunung Semeru tertutup kabut. Informasi dari Pos Pantau Gunung Semeru, awan panasnya sudah berhenti,” katanya melalui sambungan telepon.

Meski demikian, BPBD Lumajang tetap meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya erupsi susulan.

BPBD Siagakan Tim Reaksi Cepat

BPBD Lumajang telah menyiapkan tim reaksi cepat (TRC), guna mengantisipasi apabila luncuran awan panas bergerak mendekati kawasan permukiman warga.

Petugas disiagakan, terutama di wilayah dengan radius delapan kilometer dari puncak kawah Gunung Semeru.

Isnugroho mengimbau masyarakat tetap tenang, namun terus meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Semeru.

Warga diminta terus memantau informasi resmi dari petugas Pos Pantau Gunung Api Semeru.

Warga Diminta Waspadai Banjir Lahar

Selain ancaman erupsi, BPBD juga mengingatkan potensi bahaya banjir lahar menyusul intensitas hujan yang cukup tinggi di kawasan Gunung Semeru dalam beberapa hari terakhir.

“Saat ini di Gunung Semeru kerap terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Kalau kita lengah, bahaya dari banjir lahar bisa membahayakan warga di sekitar aliran sungai yang berhulu ke Gunung Semeru,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, meminta warga tidak panik menghadapi aktivitas erupsi Gunung Semeru.

Menurutnya, masyarakat di kawasan rawan bencana sudah memahami langkah evakuasi dan prosedur keselamatan yang harus dilakukan.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved