Rabu, 13 Mei 2026

BPBD Bondowoso Mulai Droping Air Bersih, 7.136 Warga Terdampak Kekeringan

BPBD Bondowoso mulai salurkan bantuan air bersih ke desa terdampak kekeringan. Sebanyak 7.136 warga masuk wilayah siaga darurat.

Tayang:
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumen Humas BPBD Bondowoso
BANTUAN AIR BERSIH - Anggota BPBD saat menyalurkan air bersih di Desa Klekan, Kecamatan Botolinggo, Bondowoso, Jawa Timur, Selasa (12/5/2026). Penyaluran air bersih akan terus dilakukan di desa-desa terdampak kekeringan lainnya, tercatat ada 20 dusun di 9 kecamatan. 

Ringkasan Berita:
  • BPBD Bondowoso Jawa Timur (Jatim) mulai menyalurkan air bersih ke desa terdampak kekeringan sejak 11 Mei 2026.
  • Sebanyak 20 dusun di 13 desa dan sembilan kecamatan masuk wilayah siaga darurat kekeringan.
  • Total 7.136 warga terdampak, sementara anggaran penyaluran air hanya cukup untuk 30 hari ke depan.

SURYA.CO.ID, BONDOWOSO - Musim kemarau baru berjalan, namun sejumlah wilayah di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (Jatim), mulai mengalami krisis air bersih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso pun bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih ke desa-desa terdampak kekeringan.

Penyaluran pertama dilakukan di Desa Klekan, Kecamatan Botolinggo pada Senin (11/5/2026). Sehari berikutnya, Selasa (12/5/2026) ini, bantuan kembali disalurkan ke Desa Lumutan di kecamatan yang sama.

Kalaksa BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, mengatakan setiap titik mendapatkan pasokan 10 ribu liter air bersih yang diangkut menggunakan dua truk tangki.

“Masing-masing titik kami salurkan 10 ribu liter,” ujar Kristianto saat dikonfirmasi SURYA.co.id, Selasa (12/5/2026).

20 Dusun Masuk Wilayah Kekeringan

BPBD mencatat ada 20 dusun yang tersebar di 13 desa dan 9 kecamatan terdampak kekeringan tahun ini.

Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Maesan, Klabang, Prajekan, Wringin, Tegalampel, Botolinggo, Tamankrocok, Curahdami, hingga Tlogosari.

Penyaluran bantuan air bersih dilakukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan Tahun 2026 yang telah diterbitkan Pemkab Bondowoso.

“Dasar kami pengiriman itu terbitnya SK status siaga darurat bencana kekeringan 2026,” kata Kristianto.

Dalam SK tersebut, jumlah warga terdampak mencapai 1.784 kepala keluarga atau sekitar 7.136 jiwa.

Meski demikian, jumlah tersebut lebih rendah dibanding tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 4 ribu kepala keluarga di 12 kecamatan.

Menurut Kristianto, penurunan jumlah wilayah terdampak dipengaruhi berbagai intervensi program seperti pembangunan sumur bor, perlindungan sumber mata air, hingga program Pamsimas.

“Harapannya dengan intervensi itu bisa mengurangi jumlah wilayah kekeringan,” ujarnya.

Warga Rela Pikul Air hingga Naik Motor

Camat Botolinggo, Ferry Hadi Sutjipto, menjelaskan beberapa dusun di wilayahnya memang menjadi langganan kekeringan saat musim kemarau.

Di Desa Klekan, wilayah terdampak berada di Dusun Banteng Lor, Sumber Waru, dan Banteng Duk Beto. Sedangkan di Desa Lumutan meliputi Dusun Seccang, Blungguen, dan Cemper Temur.

“Untuk saat ini sudah jarang sekali hujan,” katanya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved