Pembunuhan Keji Mojokerto
Nasib Pilu Istri Korban Penganiayaan Suami Badut di Mojokerto, Lolos Maut Masih Dihujat Netizen
Begini lah nasib Sri Wahyuni (36), korban penganiayaan suaminya, Satuan alias Tuan (42) di rumah kontrakannya di Mojokerto.
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Musahadah
Ringkasan Berita:
- Sri Wahyuni (36), menjadi korban penganiayaan suaminya, Satuan alias Tuan (42) di rumah kontrakannya di Desa Sumbergirang, Puri, Kabupaten Mojokerto, (Jatim), pada Rabu (6/5/2026).
- Sri Wahyuni lolos dari maut, sementara ibu kandungnya, Siti Arofah (54), tewas mengenaskan di tangan Tuan.
- Kini, Sri Wahyuni justru banyak dihujat netizen karena pengakuan Tuan ke media.
SURYA.CO.ID - Begini lah nasib Sri Wahyuni (36), korban penganiayaan suaminya, Satuan alias Tuan (42) di rumah kontrakannya di Desa Sumbergirang, Puri, Kabupaten Mojokerto, (Jatim), pada Rabu (6/5/2026).
Sri Wahyuni lolos dari maut setelah dipukul dan dihujani senjata tajam oleh sang suami.
Meski demikian luka sayatan masih membekas di leher dan lebam di wajahnya.
Sementara ibu kandungnya, Siti Arofah (54), tewas mengenaskan di tangan Tuan.
Saat ditemui di rumah duka, pada Senin (11/5/2026) korban Sri Wahyuni tampak pucat dengan bekas luka yang masih terlihat jelas.
Baca juga: Babak Baru Menantu Bunuh Mertua, Keluarga Ungkap Fakta Sebenarnya Bantah Tudingan Pelaku
Korban menjalani proses pemulihan akibat luka KDRT, sepulang dari perawatan di RSUD Dr Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto.
Kepala Desa Sumbergirang, Siswahyudi mengatakan, Pemdes melakukan pendampingan terhadap keluarga korban.
"Kondisinya (Korban Sri Wahyuni) sudah membaik, karena itu oleh pihak rumah sakit sudah diperbolehkan pulang. Nanti tinggal kontrol karena luka memar di wajah masih perlu pemulihan," ujar Siswahyudi saat ditemui di rumah duka korban, Senin.
Menurutnya, korban Sri Wahyuni sudah bisa diajak berkomunikasi namun masih belum pulih total membutuhkan beberapa hari kedepan untuk penyembuhan.
"Kalau trauma masih, (Korban) menuntut nyawa dibayar nyawa tapi justru pendampingan dari saya jangan seperti itu kita serahkan proses hukum ke Kepolisian," jelasnya.
Dituding Selingkuh hingga Dihujat Netizen
Siswahyudi menyayangkan tudingan sepihak dari tersangka Tuan berdampak tidak baik bagi keluarga korban.
Sebelumnya, Tuan menuduh istrinya itu telah berselingkuh dan kerap meremehkannya.
Atas tudingan itu, Sri Wahyuni banyak dihujat netizen di media sosial.
"Salah satunya adalah seolah-olah menghakimi bahwa saudari SW ini hanya perselingkuhan, padahal kita tidak tahu kebenarannya. Kita tidak punya hak untuk menceritakan di media sosial, itu ranah Kepolisian agar tidak menjadi asumsi liar," ungkap Kades.
badut pembunuh
Menantu Bunuh Mertua di Mojokerto
menantu pembunuh mertua ditangkap
pembunuhan di Mojokerto
Polres Mojokerto
Multiangle
Meaningful
Eksklusif
SaksiKata
| Bantuan Terus Mengalir Untuk Anak Korban KDRT di Mojokerto |
|
|---|
| Update Kondisi Korban KDRT Kasus Menantu Bunuh Mertua di Mojokerto Alami Trauma Berat |
|
|---|
| Babak Baru Menantu Bunuh Mertua, Keluarga Ungkap Fakta Sebenarnya Bantah Tudingan Pelaku |
|
|---|
| Sosok AKBP Andi Yudha yang Beri Bantuan Keluarga Menantu Bunuh Mertua di Mojokerto, Pelaku Curhat |
|
|---|
| Kapolres Mojokerto Bantu Keluarga Korban Kasus Pembunuhan Mertua dan KDRT |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Alasan-Menantu-Tega-Bunuh-Mertua-di-Mojokerto-Terungkap-Ekonomi-Atau-Cemburu-Ini-Kata-Tetangga.jpg)