Kenapa Bentrok Kelompok Pencak Silat Terus Terjadi ? Korban 5 Orang Terluka di Dukun Gresik
Bentrok antar kelompok dari Perguruan pencak silat berbeda terjadi di Desa Sawo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, pada Sabtu, (9/5/2026) malam
Penulis: Sugiyono | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- Bentrok antar kelompok perguruan pencak silat masih saja terjadi di Gresik
- Bentrok antar kelompok dari Perguruan pencak silat berbeda terjadi di Desa Sawo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, pada Sabtu, (9/5/2026) malam
- Akibat bentrok dua kelompok perguruan pencak silat itu, 5 orang dilaporkan luka-luka, 2 korban mengalami luka di bagian kepala.
SURYA.CO.ID, GRESIK – Bentrok antar kelompok perguruan pencak silat masih saja terjadi.
Peristiwa terbaru, bentrok antar kelompok dari Perguruan pencak silat berbeda terjadi di Desa Sawo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, pada Sabtu, (9/5/2026) malam.
Akibat bentrok dua kelompok perguruan pencak silat itu, 5 orang dilaporkan luka-luka, 2 korban mengalami luka di bagian kepala.
Baca juga: Kabur Setelah Konvoi dan Keroyok Korban Pakai Sajam di Menganti, Pesilat Diringkus Polres Gresik
Kronologi Bentrok Antar Kelompok Pencak Silat
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut bermula saat satu kelompok perguruan pencak silat berjumlah puluhan orang menggelar latihan di Desa Sawo pada Sabtu, (9/5/2026) malam.
Namun, sekitar pukul 00.30 WIB, mereka tiba-tiba diserang oleh sekelompok pesilat dari perguruan lain berjumlah ratusan orang yang sedang konvoi dengan mengendarai motor.
Selain menimbulkan korban luka, bentrokan antar perguruan pencak silat juga mengakibatkan beberapa motor dirusak, sejumlah barang-barang berharga raib dan tempat latihan porak poranda.
Baca juga: Pria Bertato Diserang dengan Senjata Tajam di Menganti Gresik, Polisi Mencari Bukti Rekaman CCTV
Polisi Sudah Periksa Sejumlah Saksi
Kapolsek Dukun AKP Slamet Priyono membenarkan peristiwa bentrok antar perguruan pencak silat yang melibatkan ratusan orang hingga mengakibatkan 5 orang mengalami luka-luka.
"Kasus ini sepenuhnya ditangani oleh pihak Polres Gresik. Korban lapor ke Polres bukan ke Polsek. Lima orang luka ringan,” kata Slamet Priyono, kepada wartawan , Senin (11/5/2026).
Lebih lanjut Slamet menambahkan, sejauh ini telah menerima laporan dan memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan di Mapolres Gresik.
“Kemarin sudah diperiksa sampai malam di Polres Gresik,” katanya.
Jadikan SURYA.co.id preferensi beritamu dengan mengklik tautan ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pengeroyokan-oleh-pesilat-di-kediri.jpg)