Rabu, 6 Mei 2026

Kenaikan Harga BBM

Harga Solar Non-Subsidi Naik, Pasir Lumajang Jadi Lebih Mahal 30 Persen

Harga pasir Lumajang naik 30 persen imbas meroketnya BBM non-subsidi untuk alat berat tambang. Rantai pasok pasir Semeru kini terancam.

Tayang:
Penulis: Imam Nahwawi | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumen Diskominfo Lumajang
DAMPAK BBM - Aktivitas penembangan pasir di Pasirian, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (6/5/2026). Harga pasir Lumajang melonjak naik imbas kenalkan harga solar non-subsidi. 

Di sebagian besar wilayah Jawa, harga Pertamina Dex melonjak pesat dan tercatat menyentuh angka lebih dari Rp 27.900 per liter, melesat naik dari bulan sebelumnya. Pembengkakan ongkos bahan bakar industri inilah yang kemudian ditagihkan menjadi kenaikan harga material di tingkat bawah.

Padahal, pasir asal Lumajang merupakan material primadona yang merupakan muntahan langsung dari letusan vulkanik Gunung Semeru. Pasir Semeru ini memiliki reputasi tingkat nasional berkat kandungan besi (Fe) yang tinggi dan daya lekat (interlocking) yang kuat. Karakteristik tersebut membuatnya menjadi material paling ideal dan stabil untuk campuran beton bertulang berskala besar, yang sayangnya kini posisinya sedang diuji oleh mahalnya bahan bakar pencetakannya.

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved