Rabu, 3 Juni 2026

Ekstrakurikuler Polisi Air Antar 4 Siswa SMP Wonosalam Terima Penghargaan Internasional 

4 siswa SMPN 1 Wonosalam, Kabupaten Jombang sabet penghargaan internasional dalam ajang The Duke of Edinburgh’s International Award (DOE) 2026

Tayang:
Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Dyan Rekohadi
Surya.co.id/istimewa (Heni Wahyudi)
PRESTASI PELAJAR - Empat Pelajar asal SMPN 1 Wonosalam, Kecamatan Kabupaten Jombang, Jawa Timur saat menerima penghargaan internasional dalam ajang The Duke of Edinburgh’s International Award (DOE) 2026 yang digelar bersamaan dengan kegiatan Awarding Jawa Timur Young Changemaker Academy (JAYCA) di Bondowoso, Jawa Timur, Sabtu (25/4/2026). Aksi lingkungan antarkan ke penghargaan membanggakan.  

Ringkasan Berita:
  • Empat pelajar SMPN 1 Wonosalam, Kabupaten Jombang sabet penghargaan internasional dalam ajang The Duke of Edinburgh’s International Award (DOE) 2026 .
  • Penyerahan penghargaan ini digelar bersamaan dengan kegiatan Awarding Jawa Timur Young Changemaker Academy (JAYCA) di Bondowoso, Jawa Timur pada Sabtu (25/4/2026) . 
  • Penghargaan ini tak lepas dari ekstrakurikuler sekolah, “Polisi Air” sebagai wadah pembelajaran sekaligus aksi nyata bagi siswa dalam menjaga ekosistem sungai di wilayah hulu.

 


SURYA.CO.ID, JOMBANG - Empat pelajar SMPN 1 Wonosalam, Kabupaten Jombang sabet penghargaan internasional dalam ajang The Duke of Edinburgh’s International Award (DOE) 2026 .

Penyerahan penghargaan ini digelar bersamaan dengan kegiatan Awarding Jawa Timur Young Changemaker Academy (JAYCA) di Bondowoso, Jawa Timur pada Sabtu (25/4/2026) . 


Mereka adalah Nova Ayu Wulandari, Qoirul Deicha Kurnia Azzahra, Rizki Putri Dwi Aryanti, dan Zeema Aquila Tiya Huwaida.

Keempatnya berhasil menunjukkan kemampuan dalam pengembangan diri, kepemimpinan, serta kontribusi sosial, khususnya di bidang pelestarian lingkungan.

Ajang tersebut diikuti lebih dari 150 peserta dari berbagai wilayah di Jawa Timur yang menjalani program pembinaan selama enam bulan.

Dari jumlah itu, hanya 66 peserta yang dinyatakan lolos hingga tahap akhir dan berhak menerima penghargaan.

Baca juga: Tanam 7 Ribu Pohon di Lahan Rawan Longsor Wonosalam, Program Penghijauan CJI, PWI dan Pemkab Jombang

Ekstra Kurikuler Polisi Air


Kepala SMPN 1 Wonosalam, Heni Wahyudi, menginisiasi ekstrakurikuler “Polisi Air” sebagai wadah pembelajaran sekaligus aksi nyata bagi siswa dalam menjaga ekosistem sungai di wilayah hulu.

"Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran sekolah dalam mendorong keterlibatan siswa pada kegiatan berbasis lingkungan," ucap Heni Wahyudi saat dikonfirmasi terpisah oleh SURYA.CO.ID pada Senin (27/4/2026). 

Ia menjelaskan, lewat program tersebut, siswa diperkenalkan pada metode bio monitoring dengan mempelajari makroinvertebrata organisme kecil yang hidup di dasar sungai sebagai indikator kualitas air. 

Hasil pengamatan mereka kemudian disusun dalam sebuah buku berjudul 'Patroli di Bawah Arus: Jejak Makroinvertebrata Temuan Polisi Air'. 

"Karya ini jadi bukti bahwa pelajar mampu melakukan penelitian sederhana berbasis ilmiah sekaligus memahami keterkaitan antara kondisi lingkungan di hulu dengan dampaknya bagi masyarakat di hilir," ujarnya melanjutkan. 

Salah satu penerima penghargaan, Rizki Putri Dwi Aryanti (14), mengungkapkan pengalaman mengikuti program tersebut membawa perubahan dalam dirinya. 

Ia mengaku kini lebih berani menyampaikan kepedulian terhadap isu lingkungan, terutama terkait pencemaran dan kualitas air.

"Sekarang saya lebih peka dan berani menyuarakan pentingnya menjaga lingkungan. Ternyata peran anak muda juga sangat penting," katanya saat dikonfirmasi terpisah.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved